Menteri Bahlil Pastikan Stabilitas Energi Nasional Lewat Diversifikasi

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 09 Mei 2026 | Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mendampingi Presiden Prabowo Subianto pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-48 di Cebu, Filipina untuk memastikan stabilitas energi nasional terjaga lewat diversifikasi energi.

"Kondisi energi global saat ini sedang tidak menentu. Kita harus melakukan diversifikasi energi, agar ketika satu sumber energi sulit didapat, kita masih punya sumber energi yang lain," ujar Bahlil dalam keterangan tertulisnya.

Baca juga:

Pertemuan kali ini dilakukan untuk memastikan ketahanan dan resiliensi energi di kawasan ASEAN, melalui upaya-upaya diversifikasi energi, yang menjadi salah satu kunci menghadapi krisis energi yang tengah melanda dunia global saat ini.

Indonesia memiliki banyak sumber energi alternatif selain fosil, yang juga berperan strategis pada upaya ketahanan energi. Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 Gigawatt, mandatori biodiesel yang akan segera ditingkatkan menjadi 50 persen, hingga peningkatan penggunaan kendaraan listrik menjadi langkah-langkah utama prioritas pemerintah.

Presiden Prabowo juga menyerukan kepada para Kepala Negara ASEAN untuk bergerak cepat beralih kepada sumber energi alternatif, memperluas pemanfaatan energi terbarukan, dan memperkuat kesiapan menghadapi skenario global.

Baca juga:

"Diversifikasi energi bukan lagi pilihan. Ini sangat penting, ini perlu. Kita harus bergerak lebih cepat. Kita harus melalui sumber alternatif dan kita harus mempersiapkan energi terbarukan," ujar Presiden.

Sementara itu, Pertamina Patra Niaga menorehkan apresiasi atas kontribusi dalam mendukung sektor energi nasional. Direktur Optimasi Hilir & Distribusi Pertamina Patra Niaga, Hari Purnomo, dianugerahi penghargaan Satyalancana Pembangunan Tahun 2025 sebagai pegawai di lingkungan BUMN sektor energi yang dinilai berdedikasi dan berkontribusi dalam pembangunan sektor energi nasional.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam kegiatan Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Pembangunan dan Satyalancana Wira Karya Tahun 2025. Penghargaan diberikan oleh Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, atas nama Presiden Republik Indonesia kepada para penerima dari lingkungan Kementerian ESDM dan BUMN sektor energi.

Baca juga:

Dalam kesimpulan, upaya diversifikasi energi dan pemanfaatan sumber energi alternatif merupakan langkah strategis untuk memastikan stabilitas energi nasional dan menghadapi krisis energi global. Dengan kerja sama dan komitmen dari semua pihak, Indonesia dapat memperkuat ketahanan energi nasional dan meningkatkan kemandirian energi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *