PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 09 Mei 2026 | Serangan cyber yang terjadi baru-baru ini telah mengganggu pusat data dan sekolah di Sydney, menyebabkan kekhawatiran tentang keamanan data dan privasi. Serangan ini dilaporkan telah mempengaruhi lebih dari 270 pusat data di Australia, termasuk 90 di NSW.
Komite pengawas NSW telah mengadakan penyelidikan tentang dampak serangan cyber ini dan telah menemukan bahwa serangan ini telah menyebabkan gangguan pada pusat data dan sekolah di Sydney. Serangan ini juga telah menyebabkan kekhawatiran tentang keamanan data dan privasi, karena data yang sensitif telah dicuri oleh pelaku serangan.
Universitas Sydney telah mengkonfirmasi bahwa sistem pembelajaran online mereka, Canvas, telah mengalami gangguan global sejak pagi hari, setelah perusahaan yang mengoperasikan Canvas, Instructure, menempatkan sistem tersebut dalam mode pemeliharaan. Universitas ini telah meminta mahasiswa dan staf untuk tidak mencoba masuk ke sistem tersebut sampai ada pengumuman lebih lanjut.
Serangan cyber ini juga telah mempengaruhi sekolah-sekolah di Australia, dengan beberapa sekolah melaporkan bahwa mereka telah menerima pesan tebusan dari pelaku serangan. Pelaku serangan ini, yang dikenal sebagai ShinyHunters, telah mengklaim bahwa mereka telah mencuri data yang sensitif dari pusat data dan sekolah di Sydney.
Komite pengawas NSW telah meminta pemerintah untuk mengambil tindakan untuk meningkatkan keamanan data dan privasi di pusat data dan sekolah di Sydney. Mereka juga telah meminta pemerintah untuk menyelidiki serangan cyber ini dan mengambil tindakan untuk mencegah serangan serupa di masa depan.
Dalam kesimpulan, serangan cyber yang terjadi baru-baru ini telah mengganggu pusat data dan sekolah di Sydney, menyebabkan kekhawatiran tentang keamanan data dan privasi. Pemerintah dan lembaga pendidikan harus segera mengambil tindakan untuk meningkatkan keamanan data dan privasi, serta menyelidiki serangan cyber ini untuk mencegah serangan serupa di masa depan.
