PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 12 Mei 2026 | Penyelundupan merupakan salah satu masalah keamanan yang serius di Indonesia. Kasus penyelundupan sabu dan vape Yakuza senilai Rp25,9 miliar baru-baru ini digagalkan oleh Polda Jambi. Empat orang pelaku ditangkap dan barang bukti yang disita termasuk 20 kg sabu, 20.241,34 butir ekstasi, dan 1.975 bungkus cartridge vape.
Penyelundupan emas seberat 265,7 gram senilai sekitar Rp 700 juta juga digagalkan oleh Bea Cukai Soekarno-Hatta. Emas tersebut disembunyikan di dalam pakaian dalam untuk menghindari pemeriksaan petugas.
Kasus penyelundupan sapi Bali juga terjadi di Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali. Dua orang pria ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan dokumen karantina hewan. Mereka diduga memalsukan Sertifikat Kesehatan Hewan (SKH) untuk meloloskan pengiriman 25 ekor sapi Bali jantan menuju Jawa Timur.
Penyelundupan gading gajah juga menjadi perhatian. Polisi Thailand berhasil menggagalkan penyelundupan 250 kilogram gading gajah Afrika dan menangkap sembilan tersangka. Penyelundupan dilakukan melalui Sungai Mekong setelah gading dikirim dari Afrika ke Vietnam, lalu dijual lewat grup Facebook tertutup.
Pemberantasan penyelundupan benih bening lobster (BBL) juga menjadi prioritas. Pembentukan satuan tugas khusus dinilai bisa jadi solusi untuk mengatasi masalah ini. Penyelundupan BBL tidak bisa ditangani secara biasa karena jalurnya lintas negara dan aktornya terorganisir.
Kesimpulan, penyelundupan merupakan masalah keamanan yang serius di Indonesia. Kasus penyelundupan sabu, emas, sapi Bali, gading gajah, dan BBL menunjukkan bahwa penyelundupan dapat dilakukan dengan berbagai cara dan melibatkan berbagai jenis barang. Upaya pemberantasan penyelundupan perlu dilakukan secara efektif dan melibatkan berbagai instansi terkait.
