PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 12 Mei 2026 | Pengelola indeks global MSCI Inc akan mengumumkan hasil rebalancing indeks untuk periode Mei 2026. Dalam review kali ini, perlakuan terhadap saham Indonesia masih berbeda karena MSCI kembali memberlakukan pembatasan terhadap emiten RI.
Investor asing mencatat jual bersih sebesar Rp751,2 miliar di pasar modal Indonesia pada Senin, 11 Mei 2026. Aksi jual terjadi karena investor mengantisipasi pengumuman rebalancing indeks global MSCI yang dijadwalkan pada 12 Mei 2026.
Meski terjadi tekanan jual pada saham blue chip, pasar menunjukkan rotasi sektoral dengan masuknya dana ke beberapa emiten. Setidaknya ada sepuluh emiten yang paling banyak dikoleksi asing pada perdagangan kemarin, termasuk PT Astra International Tbk, PT Sanurhasta Mitra Tbk, dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.
Aksi jual paling masif justru terjadi pada saham-saham berkapitalisasi pasar besar (blue chip) dan emiten yang baru-baru ini mengalami reli tinggi. PT Bank Mandiri Tbk menduduki posisi puncak daftar jual dengan nilai net sell mencapai Rp334,71 miliar.
PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dilepas asing sebesar Rp135,36 miliar, diikuti oleh PT Dian Swastatika Sentosa Tbk senilai Rp115,86 miliar. Nama-nama besar lainnya yang masuk dalam daftar jual asing adalah PT Barito Pacific Tbk Rp89,83 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk Rp59,95 miliar, dan PT Chandra Asri Pacific Tbk Rp41,93 miliar.
Ketegangan di lantai bursa saat ini bersumber dari satu agenda besar: Pengumuman rebalancing MSCI Mei 2026. Indeks MSCI merupakan salah satu acuan utama bagi manajer investasi global dalam menyusun portofolio mereka.
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi naik secara teknikal pada perdagangan saham Selasa, 12 Mei 2026. Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG ditutup turun 0,92% dan disertai dengan aksi jual saham oleh investor asing Rp 659 miliar.
Saham-saham yang paling banyak dijual investor asing antara lain saham BMRI, DSSA, BRPT, BBRI dan TPIA. Rekomendasi saham untuk trading hari ini menurut BNI Sekuritas termasuk BUMI, AADI, HRTA, WIFI hingga ELSA.
Kesimpulan, pengumuman rebalancing MSCI Mei 2026 menjadi sorotan utama di pasar modal Indonesia. Investor asing melakukan aksi jual bersih sebesar Rp751,2 miliar, dengan saham-saham blue chip dan emiten yang baru-baru ini mengalami reli tinggi menjadi sasaran utama. Namun, masih ada peluang bagi beberapa emiten untuk mengalami kenaikan harga saham.
