PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 13 Mei 2026 | Jason Collins, pemain NBA pertama yang terbuka tentang homoseksualnya, meninggal dunia pada usia 47 tahun karena kanker otak. Collins telah menjadi duta besar olahraga global selama dekade terakhir dan dikenal karena keberaniannya dalam mengungkapkan identitasnya sebagai seorang gay.
Collins memulai karirnya di NBA pada tahun 2001 dan bermain untuk beberapa tim, termasuk New Jersey Nets, Memphis Grizzlies, dan Boston Celtics. Pada tahun 2013, ia menjadi pemain NBA pertama yang terbuka tentang homoseksualnya, yang membuatnya menjadi simbol harapan bagi komunitas LGBTQ+.
Kanker otak yang diderita Collins telah membuatnya menjalani perawatan intensif, namun sayangnya ia tidak dapat melawan penyakit tersebut. Keluarga Collins mengumumkan kabar meninggalnya pada hari Selasa, yang membuat dunia olahraga dan komunitas LGBTQ+ berduka.
Collins akan dikenang sebagai seorang pionir yang berani mengungkapkan identitasnya dan membantu meningkatkan kesadaran tentang pentingnya toleransi dan penerimaan terhadap komunitas LGBTQ+. Ia juga akan diingat sebagai seorang atlet yang berbakat dan berdedikasi, yang telah memberikan kontribusi besar pada dunia olahraga.
Kematian Collins merupakan sebuah kehilangan besar bagi dunia olahraga dan komunitas LGBTQ+, namun warisannya akan terus hidup dan menjadi inspirasi bagi banyak orang.
