PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 16 Mei 2026 | Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, baru-baru ini menyatakan bahwa pemerintah Malaysia tidak akan mendukung atau meminta grasi bagi Jho Low, seorang pengusaha yang dicari karena keterlibatannya dalam skandal 1MDB. Anwar Ibrahim menyebutkan bahwa hal ini bukanlah suatu isu bagi pemerintah Malaysia dan keputusan tentang grasi tersebut sepenuhnya ada di tangan otoritas Amerika Serikat.
Menurut Anwar Ibrahim, Malaysia tidak akan secara formal menentang permohonan grasi Jho Low, tetapi juga tidak akan mendukungnya. Ia menegaskan bahwa pemerintah Malaysia lebih fokus pada proses hukum yang sedang berlangsung dan tidak ingin campur tangan dalam urusan internal Amerika Serikat.
Jho Low, yang juga dikenal sebagai Low Taek Jho, dicari karena diduga terlibat dalam skandal 1MDB yang melibatkan penyalahgunaan dana sebesar lebih dari 4,5 miliar dolar AS. Ia telah diindikasi oleh otoritas Amerika Serikat dan Malaysia, tetapi masih belum ditangkap karena bersembunyi di luar negeri.
Skandal 1MDB telah menjadi salah satu kasus korupsi terbesar dalam sejarah Malaysia dan telah menyebabkan kerugian besar bagi negara tersebut. Banyak pejabat tinggi, termasuk mantan Perdana Menteri Najib Razak, telah dihukum karena keterlibatan mereka dalam skandal tersebut.
Dalam sebuah wawancara, Anwar Ibrahim juga menyinggung tentang kemampuan dirinya untuk memenuhi harapan rakyat Malaysia. Ia menyatakan bahwa dirinya berkomitmen untuk melakukan reformasi dan memperbaiki pemerintahan, tetapi juga mengakui bahwa masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut.
Komitmen Anwar Ibrahim untuk memerangi korupsi dan memperbaiki pemerintahan telah disambut baik oleh banyak pihak, tetapi masih ada yang meragukan kemampuan dirinya untuk melaksanakan janji-janji tersebut. Namun, dengan keputusan untuk tidak mendukung grasi Jho Low, Anwar Ibrahim telah menunjukkan keseriusannya dalam memerangi korupsi dan memperjuangkan keadilan bagi rakyat Malaysia.
Untuk memastikan bahwa kasus Jho Low dan skandal 1MDB dapat diselesaikan dengan adil dan transparan, pemerintah Malaysia perlu terus memantau perkembangan kasus tersebut dan bekerja sama dengan otoritas internasional untuk memastikan bahwa semua pihak yang terlibat dapat diadili dan dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku.
