PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 16 Mei 2026 | Presiden AS Donald Trump baru saja melakukan kunjungan ke Tiongkok bersama dengan Sekretaris Negara Marco Rubio. Kunjungan ini merupakan salah satu langkah diplomatik yang signifikan dalam hubungan antara kedua negara. Rubio menjadi Sekretaris Negara pertama yang masih dalam sanksi Tiongkok untuk mengunjungi Beijing.
Dalam kunjungan ini, Trump dan Rubio bertemu dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping untuk membahas berbagai isu, termasuk perang dagang, Taiwan, dan persaingan teknologi tinggi. Meskipun tidak ada kesepakatan besar yang dicapai, kedua belah pihak setuju untuk memulai proses pembentukan Dewan Perdagangan untuk menyelesaikan perbedaan antara kedua negara.
Rubio sendiri telah menjadi kritikus vokal terhadap Tiongkok selama masa jabatannya di Senat dan telah menyebut Tiongkok sebagai ancaman bagi kepentingan AS. Ia telah dikenakan sanksi oleh Tiongkok dua kali pada tahun 2020 sebagai balasan atas tindakan AS yang menargetkan pejabat Tiongkok yang dituduh melakukan pelanggaran hak asasi manusia.
Sementara itu, Trump juga menghadapi kritik karena tidak mendapatkan hasil yang signifikan dari kunjungannya ke Tiongkok. Ia hanya bisa menyebutkan satu kesepakatan, yaitu kesepakatan untuk membeli 200 pesawat dari Boeing. Trump juga tidak membahas tentang sanksi yang dikenakan pada Tiongkok dan tidak memberikan kesan bahwa ia sangat memperhatikan pembicaraan tentang Taiwan.
Kunjungan Trump ke Tiongkok juga menimbulkan kontroversi ketika ia tampaknya mengantuk saat bertemu dengan Xi Jinping. Foto Rubio mengenakan celana olahraga di atas pesawat juga menjadi viral dan menuai banyak komentar.
Dalam beberapa hari terakhir, Trump juga menghadapi kritik karena melakukan tindakan yang dianggap korup, termasuk upaya untuk mempengaruhi penyelidikan terhadap dirinya sendiri. Sementara itu, direktur FBI Kash Patel tertangkap sedang melakukan snorkeling di sekitar pemakaman militer, dan stasiun Fox News mendapatkan tiket parkir.
Menjelang akhir pekan, Trump kembali ke AS dengan tangan hampa, setidaknya dalam hal kesepakatan dengan Tiongkok. Namun, kunjungan ini menunjukkan bahwa AS masih berkomitmen untuk memperbaiki hubungan dengan Tiongkok, meskipun ada perbedaan yang signifikan antara kedua negara.
Kesimpulan: Kunjungan Trump ke Tiongkok menunjukkan upaya diplomatik untuk memperbaiki hubungan antara AS dan Tiongkok, tetapi hasilnya masih belum jelas. Sementara itu, Rubio tetap menjadi tokoh penting dalam hubungan AS-Tiongkok, meskipun masih dalam sanksi Tiongkok.
