PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 14 April 2026 | Jeddah, 13 April 2026 – Pertandingan putaran 16 besar AFC Champions League Elite antara Al-Ahli Jeddah dan Al-Duhail SC akan digelar pada Senin malam di King Abdullah Sports City Stadium. Sebagai juara bertahan Saudi Pro League, Al-Ahli memasuki laga ini sebagai favorit, namun lawan asal Qatar ini menunjukkan tekad kuat setelah tiga pertemuan terakhir berakhir imbang.
Pelatih Al-Ahli, Hernán Crespo, mengungkapkan bahwa skuadnya sedang berada pada kondisi puncak. Dalam sesi latihan intensif akhir pekan ini, tiga pemain penting kembali bergabung: bek kiri Ali Majrashi, gelandang Zakaria Hawsawi, dan penyerang Prancis Valentin Atangana. Kembalinya ketiganya memberikan variasi taktik dan meningkatkan kedalaman bangku cadangan, khususnya pada lini serang yang ingin memanfaatkan keunggulan bermain di kandang.
Al-Ahli mengandalkan dukungan massal suporter lokal yang dikenal berisik dan berwarna. “Suasana di stadion Jeddah akan menjadi faktor penentu,” ujar kapten tim Ali Al-Bulaihi. “Kami ingin memberikan energi positif kepada rekan-rekan kami dan memastikan lawan merasa tertekan sejak peluit pertama.”
Di sisi lain, Djamel Belmadi, pelatih Al-Duhail, menegaskan bahwa timnya tidak akan menyerah pada perbedaan peringkat. “Kami berada di posisi menengah Qatar Stars League, namun kami berhasil mengumpulkan delapan poin dari delapan pertandingan di fase grup AFC Champions League. Itu menunjukkan konsistensi kami dalam kompetisi internasional,” kata Belmadi.
Al-Duhail mengandalkan pola permainan yang mengutamakan pertahanan rapat dan serangan balik cepat. Pemain sayap Lucas Silva menekankan pentingnya persiapan taktis: “Kami telah mempelajari kecenderungan Al-Ahli, terutama dalam menguasai bola di daerah pertahanan mereka. Kami siap menahan tekanan dan memanfaatkan ruang di sayap.”
Berikut adalah rekap singkat statistik pertemuan kedua tim dalam lima tahun terakhir:
| Tahun | Kompetisi | Skor | Catatan |
|---|---|---|---|
| 2022 | AFC Champions League | 1-1 | Imbang |
| 2023 | AFC Champions League | 0-0 | Imbang |
| 2024 | AFC Champions League | 2-2 | Imbang |
Statistik tersebut menegaskan bahwa Al-Duhail tidak dapat dianggap remeh meski berada di posisi klasemen lebih rendah. Keberhasilan mereka menahan serangan Al-Ahli pada tiga pertemuan terakhir menjadi motivasi utama menjelang laga ini.
Al-Ahli sendiri menempati posisi kedua pada fase grup AFC Champions League, hanya satu poin di belakang pemuncak klasemen. Di kompetisi domestik, mereka berada di jalur gelar Saudi Pro League dan berambisi menambah trofi dengan menjuarai turnamen kontinental.
Jika dilihat dari performa terkini, Al-Ahli mencatat rata-rata menguasai bola sebesar 58% dan menciptakan rata-rata 14 tembakan per pertandingan, sementara Al-Duhail menampilkan statistik pertahanan yang kuat dengan rata-rata 4 tembakan yang diblokir per laga.
Prediksi para pengamat menilai bahwa pertandingan ini akan berlangsung ketat, dengan peluang gol terbagi merata. Namun, keunggulan bermain di kandang dan kedalaman skuad yang dipulihkan membuat Al-Ahli memiliki sedikit keunggulan. Jika Al-Ahli dapat memanfaatkan peluang melalui Valentin Atangana dan Ali Majrashi, mereka berpeluang mencetak gol pertama dan mengendalikan ritme permainan.
Di samping taktik, faktor psikologis juga menjadi penentu. Al-Duhail menekankan mentalitas “tidak mengalah” setelah tiga hasil imbang melawan Al-Ahli, sementara Al-Ahli berupaya menghindari tekanan berlebih sebagai tuan rumah. Kedua pelatih menekankan pentingnya konsentrasi penuh selama 90 menit, mengingat format satu laga yang tidak memberi kesempatan perbaikan.
Dengan jadwal pertandingan yang berdekatan, kedua tim harus mengelola kebugaran pemain. Al-Ahli telah melakukan rotasi pada posisi sayap dan tengah untuk mengurangi kelelahan, sedangkan Al-Duhail mengandalkan pemain muda yang energik untuk menambah intensitas.
Kesimpulannya, laga antara Al-Ahli Jeddah dan Al-Duhail SC menjanjikan aksi sepak bola kelas dunia dengan dinamika taktik, dukungan suporter, serta sejarah pertemuan yang seimbang. Pertandingan ini tidak hanya menentukan siapa yang melaju ke perempat final, tetapi juga mencerminkan ambisi kedua klub dalam meraih prestasi di level Asia.
