PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 13 April 2026 | Stamford Bridge menjadi saksi dramatis pada Minggu (12/04/2026) ketika Manchester City mengalahkan Chelsea dengan skor telak 0-3 dalam lanjutan Liga Inggris pekan ke-32. Kemenangan ini tidak hanya menambah tiga poin penting bagi The Citizens, tetapi juga memperkecil jarak mereka dengan pemuncak klasemen, Arsenal, yang kini hanya selisih enam poin.
Sejak peluit pertama, kedua tim menampilkan permainan terbuka dan intens. City, dipandu taktik agresif Pep Guardiola, menguasai penguasaan bola hingga mencapai 64 % dan menciptakan delapan peluang bagus dari 18 tembakan. Sementara itu, Chelsea berusaha menahan serangan, namun pertahanan mereka tak mampu menahan gelombang serangan City yang terus menekan.
Gol pertama tercipta pada menit ke-51 melalui aksi muda Nico O’Reilly. Setelah menerima umpan silang tinggi dari Rayan Cherki, O’Reilly menegakkan sundulan yang tak dapat dijangkau oleh kiper Robert Sanchez. Gol ini membuka keunggulan City dan mengubah dinamika pertandingan.
Enam menit kemudian, Marc Guehi menambah keunggulan City. Bola hasil tendangan kaki kanan Guehi, yang memanfaatkan umpan terobosan Cherki, meluncur mulus ke sudut kiri bawah gawang Chelsea. Gol kedua ini menegaskan dominasi City di babak kedua.
Gol ketiga dicetak pada menit ke-68 oleh Jeremy Doku. Setelah merebut bola dari Moises Caicedo, Doku menembakkan tendangan kaki kiri yang menaklukkan gawang Robert Sanchez, menutup pesta gol City dengan hasil 3-0.
Statistik pertandingan memperlihatkan keunggulan City dalam penguasaan bola, tembakan, dan peluang. Kiper City Gianluigi Donnarumma juga tampil impresif di babak pertama, melakukan beberapa penyelamatan penting, termasuk menepis tembakan keras Pedro Neto.
Di sisi lain, Chelsea harus menerima kekalahan ketiga belas tahun setelah sebelumnya menelan kekalahan 2-0 dari Bournemouth. Dengan hasil ini, Chelsea tetap berada di peringkat keenam dengan 48 poin, terpisah empat poin dari zona Liga Champions. Mereka kini menjadwalkan pertemuan selanjutnya melawan Manchester United.
Sementara itu, Manchester City, yang kini menumpuk 64 poin dari 31 pertandingan, berada di posisi kedua klasemen. Dengan satu laga lebih sedikit dibandingkan Arsenal, City berada dalam posisi strategis untuk mengejar gelar juara. Arsenal sendiri baru saja mengalami kekalahan tipis 1-2 dari Bournemouth, yang memberi peluang bagi City untuk menutup jarak.
Berikut rangkuman susunan pemain yang terlibat dalam laga tersebut:
- Chelsea (4-2-3-1): Robert Sanchez; Hakim Ziyech, Wesley Fofana, Andreas Hato, Cristian Cucurella; Moises Caicedo, Jorginho Santos; Cole Palmer, Pedro Neto, Alejandro Garnacho; Joao Pedro.
- Manchester City (4-2-3-1): Gianluigi Donnarumma; Nathan Aké, Abdukodir Khusanov, Marc Guehi, John Stones; Bernardo Silva, Rodri; Rayan Cherki, Jeremy Doku, Ilkay Gündogan; Erling Haaland.
Dengan kemenangan ini, City tidak hanya menambah tiga poin, tetapi juga memperpanjang rekor kemenangan beruntun menjadi tiga laga. Keberhasilan mereka dalam mengamankan tiga gol tanpa balas menegaskan kedalaman skuad dan kemampuan mengeksekusi peluang di laga penting.
Ke depan, Manchester City dijadwalkan menjamu Arsenal pada pekan berikutnya. Pertarungan antara dua pemuncak klasemen ini diyakini akan menjadi penentu utama dalam perebutan gelar Liga Premier 2025/2026. Jika City mampu mengulang performa impresif di Stamford Bridge, mereka berpotensi menutup selisih poin dan mengancam Arsenal yang kini berada di puncak.
Kesimpulannya, laga antara Chelsea dan Manchester City menegaskan perbedaan kualitas dan konsistensi di antara kedua tim. Chelsea masih harus mencari cara untuk meningkatkan pertahanan dan efektivitas serangan, sementara City terus menambah momentum menuju puncak klasemen, dengan Arsenal menjadi target utama mereka.
