PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 13 April 2026 | Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menegaskan dukungannya kepada striker lokal Eksel Runtukahu untuk dipertimbangkan masuk ke skuad Timnas Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers usai kemenangan Persija 3-0 atas Persebaya Surabaya pada pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu 11 April 2026.
Eksel, yang berusia 27 tahun, menunjukkan kemampuan tajamnya dengan mencetak dua gol pada pertandingan itu. Gol pertama ia cetak pada menit ke-54 melalui tendangan melengkung, sedangkan gol kedua datang pada menit ke-76 lewat sontekan akurat. Penampilan tersebut meningkatkan total golnya menjadi enam dalam 18 penampilan, dilengkapi dua assist. Statistik tersebut menempatkannya sebagai penyerang ketiga terbanyak di tim, menyusul Maxwell Souza (14 gol) dan Allano Lima (7 gol).
“Eksel bagi saya adalah nama besar dalam pertandingan ini. Dia memiliki potensi luar biasa dan pribadi yang fantastis,” ujar Souza kepada wartawan. “Meskipun sempat mengalami pasang surut, dalam laga terakhir ini dia tampil sangat bagus dan pantas bersaing untuk tempat di Timnas Indonesia,” tambahnya.
Dalam konteks kompetisi internasional, John Herdman, pelatih Timnas Indonesia, kini dihadapkan pada keputusan penting menjelang Piala AFF 2026. Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026 dan tidak masuk dalam kalender FIFA, sehingga kemungkinan besar skuad Garuda akan didominasi oleh pemain domestik. Mauricio Souza menilai Eksel layak menjadi bagian dari rencana tersebut, mengingat performanya yang terus meningkat di level klub.
Berikut rangkuman statistik Eksel Runtukahu hingga akhir pekan ke-27:
| Statistik | Jumlah |
|---|---|
| Penampilan | 18 |
| Gol | 6 |
| Assist | 2 |
| Gol per pertandingan | 0,33 |
Data tersebut menegaskan bahwa Eksel tidak hanya produktif dalam mencetak gol, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan peluang bagi rekan satu tim. Selain itu, ia menunjukkan kemampuan adaptasi dengan mampu menjadi starter setelah sebelumnya lebih sering masuk bangku cadangan karena persaingan ketat di lini depan Persija.
Pengamat sepak bola domestik menilai bahwa pemilihan pemain lokal seperti Eksel dapat memperkuat identitas tim nasional dan memberikan kesempatan bagi talenta muda untuk menguji diri di level internasional. Mengingat Persija terus menampilkan pola serangan yang mengandalkan kecepatan dan finishing, kehadiran Eksel di skuad Garuda diharapkan dapat menambah variasi taktik bagi John Herdman.
John Herdman sendiri belum mengonfirmasi secara resmi keputusan akhir, namun ia menyatakan bahwa proses seleksi akan memperhitungkan performa pemain di kompetisi domestik menjelang Piala AFF. “Kami terus memantau perkembangan pemain di Liga 1. Jika seorang striker menunjukkan konsistensi seperti yang ditunjukkan Eksel, maka ia akan masuk dalam pertimbangan kami,” kata Herdman dalam pernyataan singkatnya.
Para suporter Persija, yang dikenal sebagai Jakmania, menyambut baik peluang Eksel masuk timnas. Banyak yang mengunggah dukungan melalui media sosial dengan harapan sang striker dapat mewakili Indonesia di panggung Asia Tenggara. Sementara itu, pelatih Mauricio Souza menegaskan bahwa ia akan terus memberi sinyal kuat kepada Herdman, tidak hanya melalui kata-kata, tetapi juga melalui kinerja tim di Liga 1.
Dengan Piala AFF 2026 yang semakin dekat, keputusan John Herdman akan menjadi sorotan utama. Jika Eksel Runtukahu berhasil masuk, ia akan menjadi contoh nyata bahwa pemain domestik dapat bersaing di level internasional, sekaligus menginspirasi generasi striker muda Indonesia untuk menggapai mimpi mereka.
Secara keseluruhan, sinyal kuat yang diberikan Mauricio Souza kepada John Herdman menandai fase penting dalam proses pembentukan skuad Timnas Indonesia. Performa impresif Eksel Runtukahu, dibarengi dengan dukungan pelatih klub, membuka peluang nyata bagi striker berusia 27 tahun tersebut untuk menembus tim nasional dan memperkuat lini serang Garuda di ajang Piala AFF 2026.
