Prahdiska dan Thalita Mencuri Perhatian di Taipei Open 2026

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 29 Juli 2026 | Taipei Open 2026 memasuki babak penyisihan dan beberapa pemain Indonesia telah menunjukkan kemampuan mereka. Prahdiska Bagas Shujiwo, salah satu tunggal putra Indonesia, berhasil melangkah ke babak 16 besar setelah mengalahkan Kalle Koljonen dari Finlandia. Pertandingan yang berlangsung di Taipei Arena tersebut berakhir dengan skor 21-15, 15-21, dan 21-19.

Sementara itu, Thalita Ramadhani Wirayawan juga mencuri perhatian dengan mengalahkan unggulan ketujuh, Beiwen Zhang, asal Amerika Serikat. Thalita berhasil mengalahkan Beiwen dengan skor 21-17, 21-15 dalam waktu 31 menit. Kemenangan ini mengantar Thalita ke babak 16 besar dan akan bertemu dengan Tanvi Sharma dari India.

Di luar pertandingan bulu tangkis, masyarakat Indonesia yang berencana bepergian ke Taiwan perlu memperhitungkan biaya tambahan mulai awal Agustus 2026. Taipei Economic and Trade Office (TETO) mengumumkan penyesuaian tarif pengajuan visa bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang mulai berlaku pada 1 Agustus 2026.

Kenaikan tersebut dilakukan menyusul penyesuaian kurs yang digunakan dalam perhitungan biaya visa. Jika sebelumnya TETO menggunakan acuan Rp15.000 per dolar AS, kini kurs yang dipakai menjadi Rp17.000 per dolar AS. Perubahan itu berdampak langsung pada biaya pengajuan berbagai jenis visa Taiwan.

Biaya Visitor Visa sekali kunjungan (single entry) naik menjadi Rp850.000 dari sebelumnya Rp750.000. Sementara Visitor Visa berkali-kali kunjungan (multiple entry) kini dikenakan biaya Rp1.700.000, meningkat dari Rp1.500.000.

Penyesuaian tarif juga berlaku untuk layanan percepatan atau ekspedisi. Pemohon yang ingin memperoleh proses lebih cepat kini harus membayar biaya tambahan yang berkisar antara Rp425.000 hingga Rp1.100.000, lebih tinggi dibanding tarif sebelumnya yang berada pada rentang Rp375.000 hingga Rp990.000.

Meski biaya visa meningkat, WNI masih dapat memanfaatkan fasilitas bebas visa bersyarat melalui Travel Authorization Certificate (TAC). Program ini memungkinkan sebagian warga Indonesia masuk ke Taiwan tanpa mengajukan visa reguler, asalkan memenuhi sejumlah persyaratan yang telah ditetapkan.

Pemegang visa atau izin tinggal yang masih berlaku dari sejumlah negara tertentu dapat mengajukan TAC. Negara yang termasuk dalam ketentuan tersebut antara lain Amerika Serikat, Kanada, Inggris, negara-negara Schengen, Australia, Selandia Baru, Jepang, dan Korea Selatan.

Selain memiliki dokumen yang memenuhi syarat, pemohon TAC juga harus dapat menunjukkan riwayat perjalanan ke Jepang atau Korea Selatan melalui cap masuk yang tercantum di paspor aktif maupun paspor lama. Fasilitas TAC selama ini menjadi salah satu alternatif yang banyak dimanfaatkan WNI karena prosesnya lebih sederhana dibanding pengajuan visa reguler.

Kesimpulan dari berita ini adalah bahwa Taipei Open 2026 telah memasuki babak penyisihan dan beberapa pemain Indonesia telah menunjukkan kemampuan mereka. Sementara itu, biaya visa untuk WNI yang berencana bepergian ke Taiwan akan meningkat mulai awal Agustus 2026. Namun, masih ada alternatif untuk memanfaatkan fasilitas bebas visa bersyarat melalui Travel Authorization Certificate (TAC).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *