Hantavirus: Penyakit Langka yang Menyebar dari Hewan Pengerat ke Manusia

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 18 Mei 2026 | Hantavirus adalah penyakit yang ditularkan dari hewan pengerat seperti tikus ke manusia. Penyakit ini dapat menyebabkan gangguan serius pada paru-paru dan ginjal. Kasus hantavirus telah tercatat di berbagai wilayah Indonesia sejak 2024.

Penularan hantavirus terjadi melalui kontak dengan urin, kotoran, atau air liur dari hewan pengerat yang terinfeksi. Umumnya, hantavirus tidak menular dari manusia ke manusia lain, kecuali dalam kasus langka seperti virus Andes.

Baca juga:

Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan bahwa penularan hantavirus antar manusia sangat langka terjadi. Namun, tidak menutup kemungkinan adanya penularan dari manusia ke manusia lain jika terjadi mutasi.

Di Indonesia, Kementerian Kesehatan telah mencatat sebanyak 256 kasus suspek dan 23 terkonfirmasi Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) sejak tahun 2024 hingga 2026. Kasus hantavirus tercatat di DKI Jakarta, Jawa Barat, DIY, Sulawesi Utara, Sumatera Barat, hingga Nusa Tenggara Timur.

Baca juga:

Untuk mencegah penularan hantavirus, masyarakat diminta berhati-hati saat membersihkan area yang ada kotoran tikus. Area tersebut sebaiknya disemprot cairan pembersih atau disinfektan terlebih dahulu dan tidak dibersihkan dalam keadaan kering.

Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta telah mengirim surat kewaspadaan ke seluruh fasilitas kesehatan di Jakarta. Sejumlah RSUD juga ditunjuk sebagai rumah sakit pemantau khusus kasus hantavirus.

Baca juga:

WHO telah menetapkan bahwa risiko kesehatan masyarakat akibat hantavirus masih rendah. Namun, masyarakat tetap harus waspada dan mengambil langkah-langkah pencegahan untuk menghindari penularan penyakit ini.

Kesimpulan, hantavirus adalah penyakit yang langka tetapi dapat menyebabkan gangguan serius pada paru-paru dan ginjal. Masyarakat harus waspada dan mengambil langkah-langkah pencegahan untuk menghindari penularan penyakit ini. Dengan menjaga kebersihan rumah, menutup akses tikus, menyimpan makanan rapat, serta mencuci tangan setelah membersihkan area yang berpotensi terpapar hewan pengerat, kita dapat mencegah penularan hantavirus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *