PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 18 Mei 2026 | FC Copenhagen menghormati legenda Bafana Bafana, Sibusiso Zuma, dalam pertandingan terakhir mereka di kandang pada musim ini. Zuma menerima sambutan pahlawan di ibu kota Denmark pada Sabtu saat FC Copenhagen memberikan penghormatan kepada salah satu momen paling tak terlupakan dalam sejarah klub.
FC Copenhagen menutup kampanye mereka dengan kemenangan 5-0 atas Randers FC di Parken Stadium yang penuh. Zuma kembali ke bekas lapangan latihannya untuk merayakan warisan abadi dari gol yang masih bergema dalam folklor sepak bola Skandinavia.
Gol akrobatik Zuma telah lama melampaui sejarah sepak bola di Denmark. Dengan diabadikan dalam patung di luar Parken Stadium, gol ajaib itu dipilih sebagai Gol Sepuluh Tahun Terbaik Liga Super Denmark pada 2009 dan empat tahun kemudian, pendukung memahkotainya sebagai momen terbesar dalam sejarah FC Copenhagen.
Perayaan penuh nostalgia datang beberapa hari setelah adidas dan FC Copenhagen meluncurkan kolaborasi gaya hidup khusus untuk menandai 25 tahun sejak gol ikonik Zuma. Koleksi yang cozy ini termasuk jaket olahraga "Ulang Tahun ke-25 Zuma" yang menampilkan ilustrasi Zuma melakukan tendangan sepeda ikoniknya.
Sebelum kick-off, pendukung memadati toko penggemar klub untuk sesi bertemu dan tanda tangan dengan Zuma, yang menghabiskan waktu berinteraksi dengan penggemar dan mempromosikan koleksi barang dagangan peringatan. Di dalam stadion, suasana menjadi emosional ketika pendukung Parken mengungkapkan TIFO raksasa yang menggambarkan Zuma di udara dalam pose tendangan sepeda ikoniknya — sebuah penghormatan yang tepat kepada pemain yang momen ajaibnya masih tertanam dalam budaya sepak bola Copenhagen.
Sementara itu, di tempat lain, Aarhus Gymnastikforening (AGF) merayakan gelar juara pertama mereka dalam 40 tahun. Mereka mengalahkan Brøndby untuk mengamankan gelar Danish Superliga. AGF merayakan kemenangan dengan TIFO besar yang menampilkan pesan "Let’s write history together".
Di lain pihak, Kevin Diks, pemain Timnas Indonesia, membantu Borussia Monchengladbach meraih kemenangan 4-0 atas Hoffenheim. Diks mencetak gol ketiga Monchengladbach dalam pertandingan tersebut. Ia mengaku puas dengan momen indah musim perdananya bersama Borussia Monchengladbach.
Sweden juga membuka pintu bagi Henrik Larsson untuk bergabung kembali dengan tim nasional. Larsson sebelumnya telah pensiun dari sepak bola internasional, tetapi pelatih Lars Lagerback mengatakan bahwa pintu masih terbuka bagi pemain veteran itu.
Dalam beberapa minggu terakhir, sepak bola Eropa telah menyaksikan beberapa momen penting. Dari penghormatan FC Copenhagen kepada Sibusiso Zuma hingga kemenangan AGF di Danish Superliga, serta kontribusi Kevin Diks untuk Borussia Monchengladbach, dan potensi kembalinya Henrik Larsson ke tim nasional Sweden.
Kesimpulan dari semua ini adalah bahwa sepak bola tidak hanya tentang kemenangan atau kekalahan, tetapi juga tentang warisan, penghormatan, dan momen-momen yang membuat olahraga ini begitu spesial. Dari penghormatan kepada legenda hingga kemenangan historis, sepak bola terus membawa kejutan dan kegembiraan bagi penggemar di seluruh dunia.
