PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 20 Mei 2026 | Pertandingan antara Bali United dan Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, berlangsung dengan dramatis. Bali United berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 4-1, namun insiden penyalaan flare, petasan, dan kembang api oleh suporter membuat pertandingan tersebut menjadi tidak kondusif.
Insiden tersebut tidak hanya membuat wasit mengentikan pertandingan sejenak, tetapi juga membuat satu kameramen terluka akibat lemparan kembang api. Kelompok suporter Bali United, Northsideboys12 (NSB12), mengakui bahwa insiden tersebut disebabkan oleh oknum yang berada di tribun utara dan meminta maaf atas kejadian tersebut.
NSB12 juga bertanggung jawab dengan membayar biaya pengobatan korban. Mereka mengingatkan bahwa kejadian tersebut agar dijadikan pembelajaran dan selalu peduli dengan sekitar, karena setiap orang yang hadir ke stadion saat pertandingan memiliki tujuan berbeda.
Sanksi berat juga mengancam Bali United akibat insiden tersebut. Komite Disiplin PSSI (Komdis PSSI) dapat menjatuhkan hukuman berupa penutupan salah satu tribun di stadion, selain denda ratusan juta yang telah dikenakan sebelumnya.
Pelatih Bali United, Johnny Jansen, mengaku bahwa timnya telah mengantongi kekuatan lawan dan telah menganalisis kekuatan Bhayangkara FC sebelum pertandingan. Ia juga berharap wasit dapat bersikap adil dalam pertandingan.
Pertandingan tersebut juga menunjukkan kemampuan beberapa pemain, seperti Boris Kopitovic yang mencetak dua gol untuk Bali United. Ia menjadi salah satu pemain terbaik pekan ke-33 BRI Super League, bersama dengan Bruno Paraiba dari Persebaya Surabaya dan Gustavo Almeida dari Persija Jakarta.
Kompetisi sepak bola kasta tertinggi Indonesia, BRI Super League musim 2025/2026, memasuki fase puncak. Operator kompetisi, I.League, telah merilis jadwal pertandingan pekan ke-34 yang akan menjadi laga pamungkas sekaligus penentu gelar juara musim ini.
Persib Bandung dan Borneo FC masih sama-sama berpeluang mengangkat trofi, dan sorotan utama pekan terakhir akan tertuju pada duel persaingan kedua tim tersebut.
Kesimpulan, pertandingan antara Bali United dan Bhayangkara FC telah menunjukkan dramatis dan insiden yang tidak kondusif. Namun, kemampuan beberapa pemain dan strategi pelatih telah membuat pertandingan tersebut menjadi menarik. Sanksi berat juga mengancam Bali United akibat insiden penyalaan flare, petasan, dan kembang api oleh suporter.
