PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 04 Mei 2026 | Penyerang muda Persija Jakarta, Gustavo Almeida, menegaskan prioritas timnya untuk mengamankan empat laga terakhir BRI Super League 2025/2026 tanpa terlalu memikirkan hitungan matematis persaingan dengan Persib Bandung. Fokus utama menelusuri satu pertandingan demi satu pertandingan, terutama laga tandang melawan Persijap Jepara, menjadi mantra tim Macan Kemayoran menjelang penutup kompetisi.
Menurut klasemen sementara, Persija berada di posisi ketiga dengan 62 poin, terpaut tujuh poin dari pemimpin Persib Bandung serta Borneo FC. Secara statistik, peluang juara masih terbuka asalkan Persija mampu meraih hasil maksimal dan lawan-lawan terdekat menelan kekalahan. Namun, Almeida menolak terjebak dalam perhitungan peluang dan menekankan pentingnya konsistensi performa di lapangan.
“Seperti yang saya katakan, kami sekarang hanya berpikir hari demi hari, pertandingan demi pertandingan,” ujar Gustavo Almeida dalam wawancara eksklusif yang dipublikasikan oleh I.League pada Minggu (3/5). “Tentu kami ingin mencoba menjadi juara, tetapi saat ini lebih baik fokus untuk tetap bermain bagus. Kami hanya memikirkan satu pertandingan ke pertandingan berikutnya,” tambahnya, menegaskan bahwa mentalitas tim kini beralih pada eksekusi taktik alih-alih spekulasi poin.
Pertandingan pertama dari fase penutup akan dilangsungkan pada Senin (4/5) di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Jawa Tengah, melawan Persijap Jepara yang sedang berjuang menghindari zona degradasi. Persijap, yang berada di klasemen bawah, diprediksi akan menjadi ujian keras bagi Persija. Almeida menekankan kepercayaan tim terhadap satu sama lain sebagai kunci utama meraih kemenangan di arena yang tidak bersahabat itu.
Setelah mengamankan tiga poin di Jepara, jadwal Persija akan berlanjut dengan pertemuan melawan juara bertahan Persib Bandung pada Minggu (10/5) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Pertandingan ini akan menjadi saksi apakah strategi mengesampingkan Persib di tahap awal berhasil menurunkan tekanan mental. Selanjutnya, Persija dijadwalkan menempuh laga tandang melawan Persik Kediri pada 16 Mei, sebelum menutup musim di kandang melawan Semen Padang pada 23 Mei.
Almeida menekankan pentingnya mengumpulkan 12 poin dari empat laga terakhir. “Jika tidak menjadi juara, empat kemenangan di empat laga terakhir akan membuat Persija menutup musim ini dengan sebaik-baiknya,” kata pemain Brasil berusia 19 tahun tersebut. Ia menambahkan, kegagalan dalam satu pertandingan akan berimbas pada kebahagiaan pendukung, keluarga, dan diri mereka sendiri.
Para suporter Persija, yang dikenal dengan julukan Macan Kemayoran, menyambut sikap optimis Almeida dengan antusias. Mereka menilai bahwa pendekatan realistis dapat meminimalisir tekanan berlebih, terutama menjelang laga krusial melawan Persib. Di sisi lain, media sosial dipenuhi spekulasi mengenai apakah Persija mampu menyalip Persib dengan mengamankan semua tiga poin yang tersedia.
Kesimpulannya, Gustavo Almeida telah menempatkan prioritas pada penyelesaian empat laga terakhir dengan konsistensi penuh, mengesampingkan persaingan dengan Persib Bandung yang masih berada di puncak klasemen. Keberhasilan Persija menaklukkan Persijap Jepara dan melanjutkan kemenangan beruntun akan menjadi penentu utama bagi harapan mereka meraih gelar juara di musim BRI Super League 2025/2026.
