PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 21 Mei 2026 | Granit Xhaka, kapten tim nasional Swiss, dipercaya memimpin negaranya di Piala Dunia 2026 setelah namanya masuk dalam daftar 26 pemain pilihan pelatih Murat Yakin. Xhaka akan menjadi bagian dari skuad Swiss untuk ketujuh kalinya dalam turnamen internasional besar.
Xhaka tetap menjadi sosok sentral dalam skuad meski usianya tak lagi muda. Ia telah membuktikan kemampuan dan dedikasinya terhadap tim. Selain Xhaka, Swiss juga masih mengandalkan sejumlah pemain berpengalaman seperti Manuel Akanji, Denis Zakaria, Remo Freuler, hingga striker Breel Embolo.
Skuad Swiss untuk Piala Dunia 2026 juga menarik perhatian karena kehadiran striker Zeki Amdouni dari Burnley. Amdouni menjadi kejutan karena baru bermain selama 45 menit musim ini dalam tiga penampilan singkat sebagai pemain pengganti setelah pulih dari cedera ligamen lutut serius.
Di luar Piala Dunia, Xhaka juga telah menarik perhatian karena pesannya kepada Mikel Arteta, manajer Arsenal, setelah Arsenal memenangkan gelar Liga Premier. Xhaka mengucapkan selamat kepada Arteta dan mengakui bahwa kesuksesan Arsenal tidak terlepas dari dedikasi dan kerja keras Arteta.
Xhaka juga membicarakan tentang kebahagiaannya bermain untuk Sunderland dan bagaimana ia menikmati waktu bersama keluarganya di North East. Ia mengaku bahwa ia sangat bahagia dan menikmati waktu di Sunderland, serta merasa bahwa klub tersebut memiliki struktur yang baik dan basis penggemar yang luar biasa.
Dalam beberapa hari mendatang, Swiss akan menjalani dua laga uji coba menghadapi Jordan national football team pada 31 Mei dan Australia national football team pada 6 Juni sebelum tampil di Piala Dunia. Di fase grup, Swiss tergabung di Grup B bersama Qatar, Bosnia-Herzegovina, dan Kanada.
Dengan skuad yang kuat dan pengalaman Xhaka, Swiss berharap dapat menunjukkan penampilan yang baik di Piala Dunia 2026. Xhaka sendiri berharap dapat membawa Swiss sejauh mungkin dalam turnamen tersebut.
Untuk mencapai tujuan tersebut, Xhaka dan rekan-rekannya harus bekerja keras dan bermain dengan dedikasi tinggi. Mereka harus memanfaatkan setiap kesempatan yang ada dan tidak boleh mengambil risiko yang tidak perlu. Dengan demikian, Swiss dapat meningkatkan peluang mereka untuk sukses di Piala Dunia 2026.
Granit Xhaka dan skuad Swiss siap untuk menghadapi tantangan di Piala Dunia 2026. Mereka memiliki semangat dan dedikasi yang kuat, serta pengalaman yang cukup untuk menghadapi lawan-lawan yang tangguh. Mari kita tunggu bagaimana mereka akan berperforma di turnamen tersebut.
