Sibi George: Diplomat India yang Bertegas Soal Hak Asasi Manusia

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 21 Mei 2026 | Sibi George, seorang diplomat India, baru-baru ini menjadi sorotan setelah ia menjawab pertanyaan dari seorang jurnalis Norwegia yang mempertanyakan mengapa India harus dipercaya, mengingat pelanggaran hak asasi manusia yang dilaporkan terjadi di negara tersebut.

George, yang menjabat sebagai Sekretaris (Barat) di Kementerian Luar Negeri India, menjelaskan mengapa India telah menjadi mitra terpercaya bagi banyak negara di seluruh dunia dan menyebutkan bahwa India telah berhasil menyelenggarakan konferensi G20, Voice of the Global South, dan AI Impact Summit.

Baca juga:

Ia juga menegaskan bahwa Konstitusi India menjamin republik yang berdaulat, sosialis, sekuler, dan demokratis, serta memastikan keadilan, kebebasan berpikir, ekspresi, kepercayaan, dan ibadah, serta kesetaraan kesempatan melalui hak-hak dan prinsip dasar.

George menekankan bahwa India telah menjadi negara demokratis selama berabad-abad dan bahwa pelanggaran hak asasi manusia bukanlah masalah yang unik di India. Ia juga menyatakan bahwa India telah memberikan hak-hak yang sama kepada perempuan sejak hari pertama kemerdekaan, tidak seperti banyak negara lain.

Baca juga:

Insiden ini terjadi setelah jurnalis Norwegia, Helle Lyng Svendsen, bertanya kepada Perdana Menteri India, Narendra Modi, tentang alasan ia tidak menjawab pertanyaan dari pers. Modi tidak menjawab pertanyaan tersebut, dan kemudian Svendsen bertanya kepada George tentang hal ini.

George kemudian menjawab bahwa India telah menjadi mitra terpercaya bagi banyak negara dan bahwa pelanggaran hak asasi manusia bukanlah masalah yang unik di India. Ia juga menegaskan bahwa India telah memberikan hak-hak yang sama kepada perempuan sejak hari pertama kemerdekaan.

Baca juga:

Insiden ini telah memicu debat tentang hak asasi manusia di India dan peran pers dalam memantau pemerintah. Beberapa orang telah menyatakan bahwa India harus lebih transparan dan akuntabel dalam menangani pelanggaran hak asasi manusia, sementara yang lain telah membela posisi pemerintah India.

Kesimpulan, insiden ini menunjukkan bahwa isu hak asasi manusia di India masih menjadi perdebatan yang hangat dan bahwa peran pers dalam memantau pemerintah sangat penting dalam memastikan bahwa hak-hak asasi manusia dilindungi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *