PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 22 Mei 2026 | Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH) resmi menggandeng Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) dan Wadhwani Foundation, untuk mempercepat pengembangan talenta digital berbasis kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia. Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Penguatan Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional yang dilakukan di Jakarta.
Menurut Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah, transformasi dunia kerja akibat digitalisasi dan perkembangan teknologi saat ini berjalan sangat cepat, sehingga membutuhkan langkah konkret untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja nasional. “Dunia kerja saat ini tengah mengalami transformasi yang sangat cepat akibat disrupsi teknologi, digitalisasi, dan perubahan kebutuhan industri yang menciptakan kesenjangan antara kompetensi tenaga kerja dan kebutuhan pasar kerja,” ujarnya.
Kemnaker juga melaksanakan program Magang Nasional yang merupakan wadah untuk terus meningkatkan kemampuan dan kesiapan diri generasi muda. Program ini tidak hanya memberikan pengalaman kerja, tetapi juga pembelajaran mengenai tata kelola, produktivitas, dan budaya kerja di lingkungan profesional.
Selain itu, pemerintah menyiapkan sejumlah sektor strategis yang akan terus didorong untuk menciptakan lapangan kerja di Tanah Air, antara lain sektor hilirisasi industri, ketahanan pangan, hingga ekonomi hijau. Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Kementerian Ketenagakerjaan Anwar Sanusi menyampaikan bahwa kenaikan jumlah penduduk bekerja saat ini masih ditopang sektor pertanian, perdagangan, dan industri pengolahan.
Pemerintah pun berupaya memperluas basis penciptaan kerja melalui sektor-sektor prioritas yang tercantum dalam Rencana Strategis Kementerian Ketenagakerjaan dan Rencana Tenaga Kerja Nasional (RTKN). “Hilirisasi industri menjadi sektor yang terus didorong karena mampu menciptakan lapangan kerja baru dengan kebutuhan tenaga kerja yang besar dan lebih terampil,” kata Anwar.
Di sisi lain, program Magang Nasional Batch II yang ditempatkan di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil Ditjenpas DIY) melaksanakan presentasi inovasi layanan sebagai bentuk legacy dan kontribusi nyata bagi organisasi. Sebanyak 18 peserta pemagangan menampilkan berbagai gagasan dan inovasi layanan yang telah disusun selama mengikuti program pemagangan di lingkungan Kanwil Ditjenpas DIY.
Kemnaker juga mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap informasi palsu atau hoaks yang mengatasnamakan program Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026. Hoaks ini kerap menyertakan link pendaftaran yang bila diklik akan mengarah pada situs yang meminta data pribadi.
Dalam upaya memperkuat kesiapan generasi muda, Kemnaker menyediakan fasilitas sertifikasi kompetensi bagi peserta magang sebagai nilai tambah saat memasuki pasar kerja. Dalam program ini pun tersedia sekitar 15 hingga 30 workshop sertifikasi yang dapat dipilih sesuai bidang masing-masing peserta.
Dengan demikian, Kemnaker terus berupaya meningkatkan kompetensi tenaga kerja nasional melalui program-program yang telah disebutkan di atas. Dengan harapan, generasi muda dapat lebih siap memasuki dunia kerja dan meningkatkan kualitas hidup mereka.
