PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 22 Mei 2026 | Puasa Tarwiyah dan Arafah merupakan amalan sunnah yang dilaksanakan menjelang Hari Raya Idul Adha. Puasa Tarwiyah jatuh pada tanggal 8 Zulhijah, sedangkan puasa Arafah jatuh pada tanggal 9 Zulhijah. Keduanya memiliki keutamaan yang sangat besar dan dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang menjalani ibadah Haji.
Menurut hadits, puasa Tarwiyah memiliki keutamaan seperti puasa setahun, sedangkan puasa Arafah seperti puasa dua tahun. Meskipun demikian, perlu diingat bahwa hadits tersebut berstatus dhaif atau lemah. Namun, sebagian ulama membolehkan pengamalan hadits dhaif dalam konteks fadhailul amal, yakni amalan-amalan yang berkaitan dengan keutamaan ibadah.
Untuk melakukan puasa Tarwiyah dan Arafah, umat Islam perlu mengetahui niat yang tepat. Niat puasa Tarwiyah adalah Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillaahi ta’aalaa, yang artinya “Saya niat berpuasa sunnah hari Tarwiyah karena Allah Ta’ala”. Sementara itu, niat puasa Arafah adalah Nawaitu shauma arafata sunnatan lillaahi ta’aalaa, yang artinya “Saya niat berpuasa sunnah hari Arafah karena Allah Ta’ala”.
Sebelum melakukan puasa sunnah, umat Islam yang memiliki utang puasa Ramadan perlu mengganti (qadha) terlebih dahulu. Puasa qadha Ramadan dilakukan untuk mengganti puasa yang tidak dilakukan saat Ramadan karena uzur syar’i. Niat puasa qadha Ramadan adalah Nawaitu shauma ghadin an qadha farzi ramadan lillaahi ta’aalaa, yang artinya “Saya niat berpuasa esok hari untuk mengganti puasa wajib Ramadan karena Allah Ta’ala”.
Dalam melaksanakan puasa Tarwiyah dan Arafah, umat Islam perlu memperhatikan beberapa hal, seperti menjaga diri dari perbuatan yang dapat mengurangi nilai ibadah dan memperbanyak amalan-amalan sunnah lainnya. Dengan demikian, puasa Tarwiyah dan Arafah dapat menjadi sarana untuk meningkatkan ketakwaan dan mendapatkan keutamaan yang besar dari Allah SWT.
Untuk mengetahui tanggal pasti puasa Tarwiyah dan Arafah, umat Islam perlu memperhatikan kalender Islam. Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah mengumumkan bahwa 1 Zulhijah 1447 Hijriah jatuh pada tanggal 18 Mei 2026. Dengan demikian, puasa Tarwiyah jatuh pada tanggal 25 Mei 2026, dan puasa Arafah jatuh pada tanggal 26 Mei 2026.
Dalam kesimpulan, puasa Tarwiyah dan Arafah merupakan amalan sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam. Dengan mengetahui hukum, niat, dan keutamaan puasa Tarwiyah dan Arafah, umat Islam dapat melaksanakan ibadah ini dengan baik dan mendapatkan keutamaan yang besar dari Allah SWT.
