PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 02 Mei 2026 | Hari Raya Idul Adha 2026 semakin dekat, sehingga umat Islam di seluruh Indonesia mulai menyiapkan diri untuk melaksanakan ibadah kurban, salat Idul Adha, serta puasa sunnah Tarwiyah dan Arafah. Pemerintah melalui Kementerian Agama RI dan lembaga keagamaan seperti Muhammadiyah telah mengeluarkan perkiraan tanggal perayaan serta jadwal libur nasional. Artikel ini merangkum prediksi resmi, rincian puasa sunnah, serta rekomendasi cuti agar dapat memanfaatkan libur panjang.
Menurut kalender Hijriyah yang dirujuk Kementerian Agama, Hari Raya Idul Adha 2026 diperkirakan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026 (10 Dzulhijjah 1447 H). Penetapan resmi akan dilakukan setelah Sidang Isbat pada akhir bulan Zulkaidah. Muhammadiyah juga menetapkan tanggal yang sama dalam Maklumat Pimpinan Pusatnya, sehingga konsensus nasional mengarah pada 27 Mei 2026.
Jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah, dua puasa sunnah yang dianjurkan menjelang Idul Adha, diprediksi akan berlangsung pada akhir Mei 2026. Puasa Tarwiyah biasanya dilaksanakan pada tanggal 8 Zulhijah, sementara puasa Arafah pada tanggal 9 Zulhijah, bertepatan dengan wukuf jamaah haji di Arafah. Kedua puasa memiliki keutamaan besar, terutama puasa Arafah yang diyakini dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan yang akan datang.
| Puasa | Tanggal Hijriyah | Perkiraan Gregorian |
|---|---|---|
| Tarwiyah | 8 Zulhijah 1447 H | 20 Mei 2026 |
| Arafah | 9 Zulhijah 1447 H | 21 Mei 2026 |
Untuk memudahkan persiapan, pemerintah telah menetapkan libur nasional Idul Adha selama dua hari, yakni pada 27-28 Mei 2026, melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga Menteri. Jika karyawan atau pelajar menambahkan cuti pribadi pada hari Jumat, 29 Mei 2026, mereka dapat menikmati total libur hingga enam hari berturut‑turut, yakni dari 27 Mei hingga 1 Juni 2026.
- 27 Mei 2026 – Hari Raya Idul Adha (libur nasional)
- 28 Mei 2026 – Cuti bersama
- 29 Mei 2026 – Cuti pribadi (opsional)
- 30 Mei 2026 – Cuti pribadi (opsional)
- 31 Mei 2026 – Cuti pribadi (opsional)
- 1 Juni 2026 – Cuti pribadi (opsional)
Selain libur, penting untuk memahami tata cara salat Idul Adha. Salat ini bersifat sunnah muakkadah, artinya sangat dianjurkan dan hampir wajib bagi setiap Muslim. Niat salat dapat diucapkan dalam hati, dengan tiga versi: sebagai imam, sebagai makmum, atau secara umum. Bacaan niat dalam bahasa Arab dan terjemahannya biasanya dipraktikkan sebelum takbiratul ihram.
Dengan memperhatikan jadwal puasa, hari raya, dan libur nasional, umat Islam memiliki cukup waktu sekitar tiga minggu empat hari untuk menyiapkan kurban, mengatur perjalanan mudik, serta mengatur cuti kerja atau belajar. Persiapan yang matang akan membantu mengeksekusi ibadah secara khusyuk dan meminimalisir stres di hari‑hari terakhir sebelum Idul Adha.
Kesimpulannya, prediksi Hari Raya Idul Adha 2026 pada 27 Mei 2026 memberikan ruang bagi umat untuk melaksanakan puasa Tarwiyah dan Arafah, serta merencanakan libur panjang. Pemerintah dan lembaga keagamaan telah menyelaraskan jadwal, sehingga masyarakat dapat menantikan perayaan dengan tenang dan terorganisir.
