PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 28 Mei 2026 | Como 1907, klub sepak bola Italia yang dimiliki oleh Grup Djarum, telah mencatat sejarah besar dengan lolos ke Liga Champions musim 2026-2027. Klub yang berdiri sejak 1907 ini sebelumnya terpuruk hingga bermain di kasta amatir sepak bola Italia sebelum diakuisisi oleh keluarga Hartono pada 2019.
Saat itu, Como masih berlaga di Serie D dan berada dalam kondisi sulit usai mengalami kebangkrutan beberapa tahun sebelumnya. Namun, melalui perusahaan SENT Entertainment, keluarga Hartono membeli Como dengan nilai sekitar 850 ribu euro atau setara Rp10 miliar. Mereka juga melunasi utang Como sebesar 150 ribu euro.
Investasi tersebut awalnya mengejutkan banyak pihak, termasuk para pendukung Como. Fans sempat penasaran dengan sosok keluarga Hartono yang dikenal sebagai pengusaha besar asal Indonesia di bidang perbankan dan industri rokok.
Setelah proses akuisisi selesai, keluarga Hartono menunjuk Michael Gandler untuk memimpin pengelolaan klub. Michael sebelumnya dikenal pernah bekerja di Inter Milan saat klub tersebut dimiliki Erick Thohir. Di bawah kepemimpinan manajemen baru, Como perlahan bangkit.
Klub yang berdiri sejak 1907 itu mulai memperbaiki fasilitas stadion, pusat latihan, hingga pengembangan akademi pemain muda. Perjalanan Como menuju papan atas sepak bola Italia berlangsung cukup cepat. Setelah promosi ke Serie C, mereka naik lagi ke Serie B dan akhirnya kembali ke Serie A pada 2024.
Kebangkitan Como semakin terlihat ketika Cesc Fabregas dipercaya menangani tim. Mantan gelandang Arsenal dan Barcelona itu sukses membawa Como memainkan sepak bola modern dengan gaya menyerang dan penguasaan bola. Pada musim 2025-2026, Como tampil mengejutkan dengan beberapa kali mengalahkan tim besar Serie A.
Konsistensi tersebut membawa mereka finis di zona Liga Champions. Keberhasilan tersebut dipastikan setelah Como menang 4-1 pada laga terakhir Serie A, Minggu 24 Mei 2026. Hasil itu sekaligus memastikan klub berjuluk I Lariani tampil di Liga Champions untuk pertama kalinya sepanjang sejarah mereka.
Presiden Como 1907, Mirwan Suwarso, menjelaskan bahwa kesuksesan klub tidak hanya karena investasi besar, tetapi juga karena strategi yang tepat. Ia menuturkan bahwa klub harus sangat selektif memilih pemain non-Eropa karena regulasi Serie A yang ketat.
Suwarso juga menuturkan bahwa klub harus memiliki ekosistem bisnis yang kuat untuk mendukung kesuksesan di lapangan. Ia mencontohkan bahwa Como 1907 telah membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk di bidang fashion dan pariwisata.
Dengan demikian, Como 1907 tidak hanya bergantung pada pendapatan dari sepak bola, tetapi juga dari berbagai sumber lain. Suwarso yakin bahwa strategi ini akan membawa kesuksesan yang berkelanjutan bagi klub.
Kesimpulan, kesuksesan Como 1907 tidak hanya karena investasi besar, tetapi juga karena strategi yang tepat dan ekosistem bisnis yang kuat. Klub ini telah membuktikan bahwa dengan kerja keras dan dedikasi, kesuksesan dapat diraih.
