PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 29 Mei 2026 | Indonesia sebagai negara yang terletak di jalur Cincin Api Pasifik dan pertemuan lempeng tektonik aktif, sering mengalami aktivitas gempa bumi. Pada bulan Mei 2026, beberapa wilayah di Indonesia diguncang gempa bumi dengan kekuatan bervariasi.
Di Jawa Barat, gempa magnitudo 4,2 mengguncang Kabupaten Pangandaran pada Selasa, 5 Mei 2026. Pusat gempa berada di laut, 76 km barat daya Pangandaran, pada kedalaman 14 km. Sementara itu, di Bengkulu Selatan, gempa magnitudo 5,3 terjadi pada Sabtu, 23 Mei 2026, pukul 19:40 WIB. Titik koordinat gempa ini terletak di 4,67 derajat Lintang Selatan dan 102,58 derajat Bujur Timur, dengan pusat gempa di laut sekitar 44 kilometer arah barat daya dari Kabupaten Bengkulu Selatan, pada kedalaman dangkal 15 kilometer.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) secara aktif memantau dan menyediakan data mengenai setiap kejadian gempa, mulai dari magnitudo, kedalaman, hingga lokasi episenter. Informasi gempa bumi terkini menjadi sangat krusial untuk kewaspadaan masyarakat dan upaya mitigasi bencana.
Di Lombok, Nusa Tenggara Barat, terjadi tiga gempa bumi dangkal berkekuatan 3,1 hingga 3,7 magnitudo pada Jumat, 29 Mei 2026. Gempa-gempa ini terjadi dalam waktu dan lokasi yang saling berdekatan, dengan pusat gempa berada di darat dan laut. Getaran gempa dirasakan oleh masyarakat di beberapa wilayah sekitar pusat gempa, dengan skala Modified Mercalli Intensity (MMI) bervariasi.
BMKG mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Warga juga diminta untuk memastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa sebelum kembali beraktivitas di dalam rumah.
Kesimpulan, gempa bumi merupakan fenomena alam yang dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan mengurangi risiko dampak bencana dengan memahami informasi gempa bumi terkini dan mengikuti imbauan dari BMKG.
