PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 31 Mei 2026 | Indeks FTSE 100 London berhasil membukukan rekor baru, didorong oleh optimisme akan ceasefire di Iran yang berpotensi mengurangi ketegangan di pasar energi. Meskipun masih terdapat ketidakpastian, para investor mulai menaruh perhatian pada peluang investasi yang muncul dari situasi ini.
Satu sumber daya yang menarik perhatian adalah ETF (Exchange-Traded Fund) yang memungkinkan investor untuk memperoleh exposure pada berbagai aset dan pasar. Dengan membuka kembali Selat Hormuz, ETF yang terkait dengan energi, komoditas, dan pasar Asia Tenggara dapat menjadi pilihan yang menarik.
Menurut analis, setelah perjanjian damai tercapai dan kapal-kapal dapat melewati Selat Hormuz, akan membutuhkan beberapa bulan sebelum aliran energi, gas, dan komoditas lainnya kembali normal. Namun, pasar cenderung melihat ke depan, dan para analis percaya bahwa ETF dan saham yang terkait dengan sektor ini akan mengalami peningkatan.
Wilayah Asia Tenggara, termasuk negara-negara seperti Thailand, Filipina, Malaysia, dan Indonesia, sangat rentan terhadap kenaikan harga minyak. Mereka merupakan negara-negara pengimpor neto yang menghadapi kesulitan dalam mengatasi dampak harga minyak yang lebih tinggi dan kelangkaan input-input penting.
Global X FTSE Southeast Asian ETF dapat menjadi salah satu pilihan untuk mendapatkan exposure yang lebih luas pada pasar-pasar ini. Sekitar 20% dari ETF ini diinvestasikan di Thailand, sementara 3,5% di Filipina. Selain itu, 16% diinvestasikan di Malaysia dan 10% di Indonesia, yang juga dapat memperoleh manfaat dari resolusi di Iran.
India, salah satu ekonomi terbesar yang terkena dampak penutupan Selat Hormuz, juga dapat memperoleh manfaat dari resolusi ini. Pemerintah India telah memulai program austerity untuk mengurangi penggunaan energi dan memberikan subsidi untuk mengurangi dampak kenaikan harga.
Dalam beberapa bulan terakhir, indeks-indeks global seperti FTSE 100 terus membukukan rekor baru, menunjukkan optimisme investor terhadap prospek ekonomi global. Dengan membuka kembali Selat Hormuz dan mengurangi ketegangan di Timur Tengah, peluang investasi yang lebih baik dapat muncul, terutama di sektor energi dan komoditas.
Investor harus tetap waspada dan memantau situasi yang terus berkembang. Namun, dengan memahami peluang dan tantangan yang ada, mereka dapat membuat keputusan investasi yang lebih tepat dan memanfaatkan kesempatan yang muncul dari situasi ini.
Secara keseluruhan, situasi ini menunjukkan bahwa investasi di ETF dan saham yang terkait dengan sektor energi dan komoditas dapat menjadi pilihan yang menarik, terutama jika investor dapat memanfaatkan peluang yang muncul dari pembukaan kembali Selat Hormuz.
