PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 01 Juni 2026 | Kementerian Sosial (Kemensos) telah mempercepat penerimaan hasil pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang menjadi dasar penyaluran bansos. Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan data DTSEN yang sebelumnya diterima Kemensos setiap tanggal 20 kini dimajukan menjadi tanggal 10 setiap triwulan.
Percepatan pembaruan data tersebut memberikan waktu lebih panjang bagi Kemensos untuk memproses dan menyalurkan bansos kepada masyarakat yang memenuhi syarat. Dengan waktu yang lebih banyak untuk penyaluran, diharapkan prosentase penyalurannya terus meningkat.
Penyaluran bansos dilakukan melalui dua jalur, yakni bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) serta PT Pos Indonesia. Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos secara mandiri melalui laman resmi cekbansos.kemensos.go.id.
Di sisi lain, Pemkot Yogyakarta juga memastikan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk masyarakat miskin di Kota Yogyakarta dilakukan secara efektif. Penyaluran BPNT Yogyakarta Maret-April diharapkan segera dilakukan. Setiap penerima akan memperoleh dana Rp110.000 per bulan langsung masuk ke rekening penerima bantuan.
Dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk mencairkan bantuan pangan berupa 10 kilogram beras medium dan dua kilogram gula pasir untuk jatah setiap bulan. Bantuan pangan non tunai ini diharapkan dapat membantu masyarakat miskin di Kota Yogyakarta untuk memenuhi kebutuhan pokok mereka.
Kesimpulan, penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Juni 2026 diprediksi lebih cepat dengan percepatan pembaruan data DTSEN. Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos secara mandiri melalui laman resmi cekbansos.kemensos.go.id. Dengan demikian, diharapkan penyaluran bansos dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
