PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 01 Juni 2026 | Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan berbagai program bantuan sosial (bansos) secara bertahap sepanjang 2026. Bantuan ini ditujukan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus membantu kelompok rentan memenuhi kebutuhan dasar, pendidikan, hingga layanan kesehatan.
Beberapa program bansos yang masih dilanjutkan pemerintah pada 2026 di antaranya Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Indonesia Pintar (PIP), dan bantuan pangan berupa beras 10 kg. Namun, tidak semua bantuan disalurkan setiap bulan. Khusus bantuan beras 10 kilogram, penyalurannya hanya dilakukan pada periode tertentu sesuai kebijakan pemerintah dan tidak berlangsung sepanjang tahun.
Adapun, penerima berbagai program bansos tersebut ditetapkan berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Melalui sistem ini, bantuan diprioritaskan kepada masyarakat yang masuk kategori paling membutuhkan sesuai tingkat kesejahteraannya.
Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan bantuan tunai bersyarat yang diberikan kepada keluarga miskin dan rentan miskin yang terdaftar dalam DTSEN. Bantuan ini diberikan kepada keluarga yang memiliki komponen kesehatan, pendidikan, maupun kesejahteraan sosial, seperti ibu hamil, balita, anak usia sekolah, penyandang disabilitas berat, dan lanjut usia.
Besaran bantuan yang diterima berbeda-beda sesuai kategori penerima. PKH disalurkan dalam empat tahap selama satu tahun atau setiap tiga bulan sekali. Meski demikian, pencairan bantuan tidak berlangsung secara serentak di seluruh Indonesia.
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) merupakan bantuan yang diberikan dalam bentuk saldo elektronik untuk membeli kebutuhan pangan. Setiap keluarga penerima manfaat memperoleh bantuan sebesar Rp 200.000 per bulan atau setara Rp 600.000 untuk periode tiga bulan.
Pada 2026, pemerintah menerapkan penyesuaian kriteria penerima BPNT. Jika sebelumnya masyarakat yang berada pada desil 5 masih dapat menerima bantuan, kini BPNT hanya diberikan kepada masyarakat yang masuk dalam desil 1 hingga desil 4 DTSEN.
Untuk mengecek status penerima bansos, masyarakat dapat mengunjungi laman resmi Kemensos atau menggunakan aplikasi yang disediakan. Dengan demikian, masyarakat dapat memantau langsung apakah mereka termasuk dalam daftar penerima bansos atau tidak.
Dalam beberapa bulan terakhir, pemerintah terus melakukan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program bansos. Dengan adanya bansos, diharapkan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan dasar mereka dan meningkatkan kualitas hidup.
Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memantau informasi terkini mengenai bansos dan memanfaatkan kesempatan yang ada untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.
