PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 01 Juni 2026 | Ruben Onsu dan Sarwendah telah bercerai sejak 2024, namun keduanya masih terlibat dalam perseteruan terkait nafkah dan hak asuh anak. Ruben Onsu dikabarkan telah berhenti memberi nafkah kepada Sarwendah selama enam bulan terakhir sebagai bentuk protes karena merasa dipersulit untuk bertemu dengan anak-anaknya.
Menurut kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, Ruben telah menjalankan kewajiban finansialnya secara maksimal, termasuk memberi nafkah sebesar Rp225 juta per bulan. Namun, Ruben merasa haknya sebagai ayah tidak terpenuhi karena Sarwendah tidak memenuhi kesepakatan untuk memberikan waktu bersama anak-anak selama dua hingga tiga hari dalam seminggu.
Ruben Onsu mengaku telah mengunjungi panti asuhan untuk mengobati kerinduannya kepada anak-anak. Ia juga menyatakan bahwa jika Sarwendah tidak sanggup membiayai anak-anak, maka anak-anak tersebut sebaiknya diserahkan kepadanya untuk diasuh dan dibesarkan.
Sarwendah melalui kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu, membantah bahwa anak-anaknya tidak terpengaruh oleh tidak adanya nafkah dari Ruben Onsu. Chris Sam Siwu menyatakan bahwa Sarwendah masih mampu membiayai kebutuhan anak-anaknya dan bahwa Ruben Onsu seharusnya tetap menjalankan kewajiban nafkahnya.
Permasalahan ini menimbulkan pertanyaan tentang hak asuh anak dan kewajiban nafkah dalam kasus perceraian. Ruben Onsu dan Sarwendah masih terlibat dalam perseteruan yang kompleks, dan belum jelas bagaimana persoalan ini akan dipecahkan.
Kesimpulan dari permasalahan ini adalah bahwa perceraian tidak hanya memengaruhi pasangan suami istri, tetapi juga anak-anak mereka. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memprioritaskan kepentingan anak-anak dan mencari solusi yang adil dan bijak dalam menghadapi perseteruan.
