Pemerintah Pertahankan Harga BBM Subsidi, Bahlil Lahadalia Jelaskan Alasan

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 12 Juni 2026 | Pemerintah memutuskan untuk tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, seperti Pertalite dan Biosolar, meskipun harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax telah dinaikkan. Keputusan ini diambil untuk menjaga daya beli masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah yang rentan terdampak kenaikan harga energi.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa harga BBM bersubsidi tidak akan dinaikkan karena pemerintah ingin melindungi masyarakat dari dampak gejolak ekonomi dan kenaikan harga energi. "Kami menyampaikan bahwa harga BBM bersubsidi maupun LPG itu tidak ada perubahan sama sekali," ujar Bahlil.

Baca juga:

Bahlil juga menegaskan bahwa hanya BBM nonsubsidi yang harganya disesuaikan dengan pergerakan harga pasar. Namun, ia menyebut bahwa PT Pertamina (Persero) dan pelaku usaha hilir migas lainnya telah memperhitungkan penyesuaian harga tersebut secara bijak.

Sementara itu, Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri juga menegaskan bahwa harga Pertalite dan Biosolar tidak mengalami penyesuaian. Namun, menurutnya, Pertamina perlu melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi berdasarkan dinamika geopolitik global dan harga minyak di pasar internasional, sembari tetap mempertimbangkan daya beli masyarakat.

Baca juga:

Keputusan pemerintah untuk tidak menaikkan harga BBM bersubsidi ini diambil setelah sebelumnya terjadi kenaikan harga Pertamax. Bahlil menyatakan bahwa penyesuaian harga BBM nonsubsidi ini, selain dilakukan di titik-titik SPBU Pertamina, juga dilakukan oleh SPBU badan usaha swasta lainnya.

Di lain pihak, pemerintah juga berupaya untuk mengatasi masalah listrik padam yang terjadi di beberapa wilayah. Kementerian ESDM dan PT PLN (Persero) telah mengadakan serangkaian rapat maraton untuk menyelesaikan masalah ini. Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Ahmad Erani Yustika, menyatakan bahwa pasokan batu bara untuk pembangkit listrik milik PLN tidak ada masalah.

Baca juga:

Erani memastikan bahwa ancaman krisis pasokan batu bara untuk pembangkit listrik tidak akan terulang seperti yang terjadi pada Januari 2022. Pada saat itu, pemerintah terpaksa menghentikan sementara ekspor batu bara untuk menyelamatkan pasokan listrik dalam negeri yang berada dalam kondisi kritis.

Dalam kesimpulan, pemerintah memutuskan untuk tidak menaikkan harga BBM bersubsidi untuk menjaga daya beli masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah. Sementara itu, pemerintah juga berupaya untuk mengatasi masalah listrik padam yang terjadi di beberapa wilayah dengan mengadakan serangkaian rapat maraton dengan PT PLN (Persero).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *