PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 19 April 2026 | Pertandingan antara Preston North End melawan West Bromwich Albion pada Sabtu, 18 April 2026 berakhir dengan skor 0-2 untuk kemenangan Baggies. Kemenangan ini sekaligus meningkatkan harapan West Brom untuk bertahan di Championship, mengingat mereka kini berada lima poin di atas zona degradasi.
Gol pertama tercipta pada menit ke-11 lewat Josh Maja, yang memanfaatkan umpan akurat Isaac Price. Maja mengeksekusi penyelesaian dengan tenang ke sudut kanan bawah gawang Daniel Iversen. Gol kedua dicetak pada menit ke-77 oleh Daryl Dike, yang menambah keuntungannya dengan tembakan keras ke atas mistar setelah menerima umpan dari Jayson Molumby. Kedua gol tersebut menegaskan dominasi West Brom yang kini mencatatkan delapan pertandingan tak terkalahkan.
Penampilan impresif West Brom didukung oleh strategi manajer interim James Morrison. Setelah mengambil alih klub, Morrison berhasil mengumpulkan 12 poin dalam delapan pertandingan tak terkalahkan, menciptakan empat clean sheet dalam lima pertandingan terakhir. Perubahan taktis yang menempatkan Maja kembali ke lini depan menggantikan Dike pada starting XI terbukti efektif.
Di sisi lain, Preston North End mengalami kekalahan pertama dalam empat pertandingan tak terkalahkan mereka. Manajer Paul Heckingbottom mengakui bahwa timnya kalah dalam pertempuran pertama dan gagal mengeksekusi rencana permainan. “Tim yang lebih baik menang. Mereka menguasai babak pertama dan kami tidak mampu menyesuaikan diri,” ujar Heckingbottom dalam wawancara di BBC Radio Lancashire.
Berikut adalah susunan pemain yang memulai pertandingan:
| Preston North End (4-5-2) | West Brom (4-4-2) |
|---|---|
| Iversen (GK) | O’Leary (GK) |
| Offiah, Storey, Gibson, Potts (DF) | Imray, Campbell, Phillips, Styles (DF) |
| Whiteman (C), Devine, Hughes, Moran, Dobbin (MF) | Molumby, Mowatt (C), Diakite, Price (MF) |
| Jebbison, (FW) | Heggebo, Maja (FW) |
Penonton yang hadir di Deepdale berjumlah 17.996 orang, menambah atmosfer kompetitif pada laga penting ini. Meski Preston sempat menekan di babak pertama, peluang mereka masih belum berhasil, termasuk tembakan lebar dari Alfie Devine dan peluang peluang lain yang tidak berhasil dimanfaatkan.
Setelah jeda, Preston berusaha bangkit dengan serangan lewat Brad Potts dan Lewis Dobbin, namun upaya mereka belum cukup untuk menembus pertahanan West Brom yang solid. Kinerja kiper O’Leary juga patut diacungi jempol, dengan empat clean sheet dalam lima pertandingan terakhirnya.
Kekhawatiran di kalangan suporter West Brom bukan hanya soal hasil di lapangan, melainkan juga isu potensial pemotongan poin akibat dugaan pelanggaran aturan profit dan sustainability yang sedang diselidiki oleh English Football League. Meskipun demikian, suporter tetap menyanyikan nama James Morrison, menandakan kepercayaan mereka terhadap arah baru tim.
Kemenangan ini menempatkan West Brom pada posisi yang lebih aman, sementara Preston harus berjuang menjaga posisi menengah mereka. Kedua tim memiliki agenda penting di minggu-minggu berikutnya, dengan West Brom berupaya memperpanjang rekor tak terkalahkan, dan Preston berusaha kembali ke jalur kemenangan setelah kekalahan ini.
Secara statistik, pertandingan ini menampilkan total tembakan West Brom sebanyak 14, dengan 6 di antaranya mengarah ke gawang, sedangkan Preston hanya mencatat 8 tembakan dengan 2 tepat sasaran. Penguasaan bola berada di pihak West Brom dengan persentase 58%, menegaskan dominasi mereka sepanjang 90 menit.
Dengan hasil ini, West Brom kini berada di posisi yang lebih menguntungkan dalam pertempuran untuk menghindari degradasi, sementara Preston harus menilai kembali taktik dan susunan pemain mereka menjelang pertandingan selanjutnya.
Kesimpulannya, West Brom berhasil memanfaatkan kesempatan di Deepdale dengan mengamankan kemenangan 2-0, berkat kontribusi gol dari Josh Maja dan Daryl Dike serta taktik cerdas James Morrison. Sementara Preston North End harus memperbaiki eksekusi dan konsistensi mereka untuk kembali bersaing di papan tengah Championship.
