PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 18 Juni 2026 | Cuaca cerah diprakirakan mendominasi wilayah Surabaya dan sekitarnya pada hari ini. Kondisi ini berpotensi mendukung berbagai aktivitas masyarakat, baik di dalam maupun luar ruangan. Meski demikian, masyarakat tetap perlu memperhatikan perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu, serta menjaga kondisi tubuh di tengah suhu udara yang cukup hangat pada siang hari.
Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sebagian besar wilayah seperti Surabaya, Gresik, Bangkalan, Sidoarjo, dan Lamongan diperkirakan mengalami cuaca cerah. Suhu udara di Surabaya diprediksi berkisar antara 24-32 derajat Celsius, dengan kelembapan udara sekitar 44-91%.
Sementara itu, wilayah Aceh, Sumatra Utara, Kalimantan Tengah, Sulawesi Barat, dan Maluku Utara berada dalam siaga hujan lebat. BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi.
Di sisi lain, BMKG juga melaporkan bahwa beberapa wilayah di Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara telah mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) selama 11-60 hari. Kondisi ini sejalan dengan perkembangan musim kemarau di Indonesia. Sebanyak 33,3 persen wilayah Zona Musim (ZOM) atau 233 ZOM telah memasuki musim kemarau.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk selalu memantau informasi resmi dari kanal Instagram @infobmkg maupun situs web resmi www.bmkg.go.id untuk mengetahui prakiraan cuaca, peringatan dini, hingga perkembangan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah.
Dalam beberapa hari terakhir, beberapa wilayah di Jawa telah mengalami kekeringan yang cukup parah. BNPB melaporkan bahwa kekeringan telah menyebabkan kekurangan air bersih di beberapa daerah, terutama di Bekasi, Jawa Barat, dan Bogor, Jawa Barat.
Oleh karena itu, masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dan menjaga lingkungan sekitar untuk menghindari bencana yang mungkin terjadi. Dengan memantau informasi cuaca terbaru dan mengikuti instruksi dari pemerintah, kita dapat mengurangi risiko dan dampak dari bencana alam.
