Harga BBM Naik, Warga Solo Keluhkan Kehabisan Pertalite dan Solar

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 24 Juni 2026 | Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi telah dinaikkan oleh PT Pertamina (Persero) sejak 10 Juni 2026. Harga Pertamax naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter, sementara Pertamax Green naik dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter. Kenaikan harga ini membuat biaya operasional kendaraan meningkat, terutama bagi pengguna mobil yang mengonsumsi BBM nonsubsidi.

Di tengah kondisi tersebut, mobil berteknologi hybrid mulai mendapat perhatian lebih dari konsumen yang ingin menekan pengeluaran bahan bakar. Salah satu model yang mulai mencuri perhatian adalah Daihatsu Rocky Hybrid, meski kontribusinya terhadap total penjualan Daihatsu saat ini masih relatif kecil.

Baca juga:

Handayani, Marketing Director & Corporate Communication Director PT Astra Daihatsu Motor, mengatakan bahwa adopsi teknologi hybrid di kalangan konsumen Daihatsu masih membutuhkan waktu dan edukasi yang lebih intensif. “Kontribusinya memang belum terlalu besar karena profil konsumen Daihatsu adalah first car buyer yang sangat mempertimbangkan nilai jual kembali dan edukasi teknologi baru,” ujar Agung.

Sementara itu, harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Bio Solar masih tetap bertahan tanpa perubahan. Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter dan Bio Solar Rp6.800 per liter. Pertamina juga mempertahankan harga beberapa produk BBM nonsubsidi lainnya, seperti Pertamax Turbo yang tetap Rp20.750 per liter, Dexlite Rp23.000 per liter, dan Pertamina Dex Rp24.800 per liter.

Baca juga:

Warga Solo merasakan akhir-akhir ini makin sulit mendapatkan BBM bersubsidi Pertalite dan Solar, khususnya sejak terjadi kenaikan harga Pertamax menjadi Rp16.250 pada 10 Juni 2026 lalu. “Di SPBU Kota Solo sering kehabisan. Akhirnya saya berburu ke SPBU ruas tol Solo – Madiun, ternyata sudah ngantri, habis!” keluh Alex, seorang warga di Kota Solo.

Perlu diingat bahwa harga BBM nonsubsidi dapat berbeda-beda tergantung pada wilayah dan kebijakan pemerintah. Oleh karena itu, penting untuk memantau harga BBM secara berkala dan mempertimbangkan penggunaan teknologi hybrid untuk menghemat biaya operasional kendaraan.

Baca juga:

Kesimpulan, kenaikan harga BBM nonsubsidi telah membuat biaya operasional kendaraan meningkat, terutama bagi pengguna mobil yang mengonsumsi BBM nonsubsidi. Namun, dengan adanya teknologi hybrid, konsumen dapat mempertimbangkan penggunaan mobil yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *