IHSG Dibuka Merosot, Terbebani Sentimen MSCI dan Suku Bunga Fed

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 26 Juni 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan hari Kamis, 25 Juni 2026. Berdasarkan data RTI Business pukul 09.01 WIB, IHSG tercatat berada di level 5.879 turun 4,341 poin atau 0,07% dari penutupan sebelumnya.

Pada awal sesi perdagangan, IHSG dibuka di level 5.873 dan sempat bergerak di rentang 5.864,004 hingga 5.880. Aktivitas transaksi tercatat cukup ramai dengan volume mencapai 659,886 juta saham dan nilai transaksi sebesar Rp428,133 miliar dari 57.077 kali perdagangan.

Baca juga:

Dari sisi pergerakan saham, sebanyak 200 saham menguat, 202 saham melemah, dan 206 saham stagnan, mencerminkan sentimen pasar yang cenderung berimbang pada awal perdagangan. Sementara itu, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia tercatat mencapai sekitar Rp10.320,881 triliun pada pembukaan perdagangan.

Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, M. Nafan Aji Gusta, mengatakan secara teknikal, pergerakan IHSG diproyeksikan dalam tren koreksi wajar selama masih berada pada “wave (b)” setelah membentuk pola long black closing marubozu candle.

Hasil MSCI Annual Market Classification Review yang dirilis baru-baru ini memang masih mempertahankan Indonesia di kelas emerging market. Namun, MSCI memberikan catatan keras mengenai transparansi free float_l dan indikasi praktik perdagangan yang terkoordinasi.

Jika tidak ada perbaikan signifikan hingga November 2026, MSCI membuka peluang menurunkan status Indonesia menjadi Frontier Market. Hal ini memicu pelemahan IHSG sebesar 3,57% pada perdagangan bursa kemarin sebagai bagian dari tren koreksi wajar dalam “wave (b)”.

Baca juga:

Analisis Phintraco Sekuritas melihat dari sisi teknikal, IHSG menembus level psikologis 6.000, diiringi penyempitan histogram positif MACD serta indikator Stochastic RSI yang membentuk death cross di area overbought.

Sehingga IHSG berpeluang uji level 5.750 pada perdagangan Kamis, meskipun dari sisi fundamental, koreksi harga minyak dinilai bisa menjadi faktor positif bagi IHSG, sebab akan mengurangi tekanan pada defisit APBN.

Sementara itu, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia tercatat mencapai sekitar Rp10.320,881 triliun pada pembukaan perdagangan. Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, posisi IHSG diperkirakan masih berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iv].

Kami perkirakan, IHSG rawan melanjutkan koreksinya untuk menguji rentang area 5.723-5.847, selanjutnya masih terdapat peluang IHSG menguat ke rentang 6.548-6.782,” kata Herditya.

Baca juga:

IHSG hari ini akan menguji area 5.723-5.847. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya? IHSG merosot 3,56% ke 5.883, disertai dengan munculnya tekanan jual, pergerakannya pun sudah berada di bawah moving average (MA) 20 harian pada Rabu, 24 Juni 2026.

Kesimpulan, IHSG diprediksi akan melanjutkan koreksinya pada perdagangan hari ini, dengan potensi menguji level 5.750. Namun, masih terdapat peluang IHSG menguat ke rentang 6.548-6.782.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *