Mengenal Keutamaan Puasa Tasua dan Asyura, Momentum Emas untuk Meningkatkan Iman

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 27 Juni 2026 | Bulan Muharram merupakan bulan pertama dalam kalender Hijriah dan memiliki kedudukan istimewa dalam ajaran Islam. Pada periode ini, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah, termasuk menjalankan berbagai puasa sunnah yang memiliki keutamaan besar di sisi Allah SWT.

Salah satu amalan yang paling banyak dikerjakan adalah puasa sunnah Muharram, yang mencakup puasa Tasua pada 9 Muharram, puasa Asyura pada 10 Muharram, serta puasa Ayyamul Bidh di pertengahan bulan Hijriah. Ibadah ini tidak hanya menjadi bentuk ketaatan, tetapi juga sarana meningkatkan ketakwaan dan pengendalian diri.

Baca juga:

Keutamaan paling besar terdapat pada puasa Asyura, yaitu pada 10 Muharram. Rasulullah SAW bersabda: "Puasa Arafah menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang, sedangkan puasa Asyura menghapus dosa setahun yang lalu." Hadits tersebut mendorong banyak umat Islam untuk menghidupkan amalan ini di bulan Muharram.

Puasa Tasua adalah puasa yang dilaksanakan pada tanggal 9 Muharram, sebagai pengiring puasa Asyura. Hal ini dikarenakan pada tanggal 10 Muharram, umat Yahudi juga melakukan puasa. Jadi melaksanakan puasa Tasu’a pada tanggal 9 Muharram bertujuan untuk mengiringi puasa esok harinya dan menjadi puasa pembeda antara Yahudi dan Nasrani.

Baca juga:

Rasulullah SAW dalam riwayat Muslim mengatakan bahwa ia akan menunaikan puasa tasu’a atau Asyura sekiranya ada umur pada tahun mendatang. Adapun keutamaan puasa Asyura di antaranya adalah meleburkan dosa di tahun yang lalu, seperti hadits yang diriwayatkan Abi Qatadah.

Di Indonesia, jadwal puasa Muharram 2026 berbeda antara pemerintah/Muhammadiyah dan NU karena perbedaan penetapan awal 1 Muharram. Namun, umat Islam dianjurkan untuk memanfaatkan momentum ini dengan memperbanyak amal ibadah dan meningkatkan ketakwaan.

Baca juga:

Untuk itu, penting bagi umat Islam untuk memahami dalil dan makna di balik puasa Tasua dan Asyura, serta menghidupkan amalan ini dengan sepenuh hati. Dengan demikian, umat Islam dapat meningkatkan iman dan ketakwaan, serta memperoleh keutamaan yang besar di sisi Allah SWT.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *