PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 04 Juli 2026 | Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menjadi sorotan publik setelah menghadiri safari politik di Lampung. Kali ini, perhatian publik tertuju pada prosesi adat menginjak kepala kerbau yang dilakukan Jokowi. Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus, meragukan pernyataan yang menyebut Jokowi tidak mengetahui adanya prosesi adat tersebut.
Menurut Deddy, informasi yang diterimanya justru menyebut Jokowi berperan sebagai ketua panitia dalam rangkaian kegiatan adat tersebut. Karena itu, ia menilai kecil kemungkinan Jokowi tidak mengetahui seluruh agenda yang telah disiapkan.
Ketua DPP PSI, Bestari Barus, juga ikut memberikan komentarnya terkait polemik ini. Ia menyatakan bahwa Jokowi tidak mengetahui akan adanya prosesi menginjak kepala kerbau dalam agenda adat di Lampung. Menurut PSI, Jokowi mengikuti prosesi tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi masyarakat setempat.
Sementara itu, Deddy Sitorus juga mengutuk pembakaran pesawat milik AMA yang dibakar oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua. Ia meminta pemerintah serius menyelesaikan masalah ketidakadilan dan eksploitasi tanah Papua yang menjadi bahan bakar bagi gerakan bersenjata.
Di sisi lain, Deddy juga menyinggung perihal anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi bagian dari anggaran pendidikan. Ia menilai bahwa kebijakan pemerintah tersebut perlu dikaji lebih mendalam mengingat masih banyak kebutuhan pokok di sektor pendidikan yang belum terpenuhi.
Terlepas dari polemik yang terjadi, Deddy Sitorus tetap konsisten dalam menyuarakan aspirasi rakyat dan memperjuangkan kepentingan masyarakat. Ia juga terus memantau dan mengkritisi kebijakan pemerintah yang dianggap tidak tepat.
Dengan demikian, Deddy Sitorus tetap menjadi salah satu tokoh politik yang sangat berpengaruh dan aktif dalam menyuarakan aspirasi rakyat. Ia juga terus memperjuangkan kepentingan masyarakat dan memantau kebijakan pemerintah yang dianggap tidak tepat.
