PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 11 Juli 2026 | Piala Dunia 2026 yang sedang berlangsung membawa kejutan dan kontroversi, terutama bagi Timnas Argentina. Setelah berhasil mengalahkan Mesir di babak 16 besar dengan skor 3-2, timnas Argentina kini harus menghadapi tuduhan bahwa kemenangan mereka tidak sah karena keputusan wasit yang dianggap curang. Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) bahkan dilaporkan telah mengirimkan email yang mengkritik keputusan wasit tersebut, namun kemudian mereka bantah dengan mengatakan bahwa akun mereka telah diretas.
Insiden peretasan ini memaksa AFA untuk membuat pengakuan mengejutkan terkait pertandingan melawan Mesir. Mereka mengindikasikan kemungkinan bahwa mereka menjadi sasaran serangan siber setelah muncul laporan yang menyebutkan bahwa email dari akun resmi mereka mengkritik keputusan wasit dalam pertandingan tersebut.
Sementara itu, Timnas Mesir yang kalah dari Argentina disambut meriah oleh ribuan penggemar di bandara el-Alamein. Mereka melambaikan foto sang pemain bintang Mohamed Salah dan memegang spanduk yang merayakan prestasi tim. Mesir berhasil lolos ke babak 16 besar turnamen untuk pertama kalinya setelah mengalahkan Australia 4-2 melalui adu penalti.
Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) juga tengah menghadapi penyelidikan federal di Amerika Serikat terkait dugaan pencucian uang di tengah berlangsungnya Piala Dunia FIFA 2026. Penyelidikan dilakukan oleh Federal Bureau of Investigation (FBI) dan jaksa federal untuk mengusut dugaan transaksi keuangan AFA melalui sistem perbankan Amerika.
Kasus tersebut mencuat ketika tim nasional Argentina sedang berjuang mempertahankan gelar juara dunia dan melaju ke babak perempat final. Penyidik mendalami dugaan tindak pidana pencucian uang, penipuan melalui transfer elektronik, serta pelanggaran perpajakan yang melibatkan aliran dana ratusan juta dolar Amerika Serikat.
Penyelidikan turut mencakup aktivitas perusahaan TourProdEnter LLC yang ditunjuk AFA sebagai agen penagihan kontrak sponsor internasional. Perusahaan tersebut diduga mengelola dana sedikitnya 260 juta dolar Amerika Serikat melalui sejumlah bank di Amerika Serikat, sementara sebagian transaksi masih dipertanyakan dasar ekonominya.
Dalam kesimpulan, Timnas Argentina harus menghadapi tantangan yang tidak hanya datang dari lawan-lawan mereka di lapangan, tetapi juga dari kontroversi dan skandal yang membayangi mereka. Sementara itu, Timnas Mesir harus menerima kekalahan mereka dan mempersiapkan diri untuk turnamen mendatang.
