Topan Bavi Mengancam Jepang dan Tiongkok, Ribuan Warga Dievakuasi

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 11 Juli 2026 | Topan Bavi yang diprediksi membawa guyuran hujan deras serta angin kencang telah memaksa pemerintah Taiwan mengevakuasi lebih dari 14.000 warga dari wilayah pegunungan. Langkah antisipasi ini diambil guna menghadapi Topan Bavi yang diprediksi membawa dampak signifikan di daerah terbuka.

Kekuatan Topan Bavi sendiri terpantau mulai melemah secara bertahap dan jalurnya diproyeksikan tidak akan menghantam daratan Taiwan secara langsung. Namun, pemerintah setempat tetap memberlakukan tindakan pencegahan menyeluruh demi mencegah adanya korban jiwa.

Baca juga:

Proses evakuasi sebagian besar berpusat di wilayah utara dan timur Taiwan. Dampak badai ini juga melumpuhkan sektor penerbangan, di mana sebanyak 917 penerbangan internasional dan seluruh 274 penerbangan domestik terpaksa dibatalkan.

Hampir semua kota dan kabupaten di Taiwan telah menetapkan hari libur topan pada Sabtu, sehingga sekolah dan kantor yang seharusnya beroperasi pada akhir pekan ditutup sementara. Layanan kereta cepat utama yang menghubungkan wilayah utara dan selatan Taiwan tetap beroperasi, meski dengan frekuensi perjalanan yang dikurangi.

Di ibu kota Taipei, hujan dan angin kencang masih terjadi, meskipun sebagian warga tetap beraktivitas di luar rumah. Setelah bergerak melewati wilayah timur laut Taiwan, Topan Bavi diperkirakan akan menghantam Kota Wenzhou di pesisir timur Tiongkok pada Minggu pagi.

Sementara itu, otoritas Jepang memperingatkan potensi banjir dan tanah longsor akibat cuaca ekstrem yang dipicu badai tersebut. Di Pulau Ishigaki, Prefektur Okinawa, puing-puing kecil terlihat beterbangan di jalanan yang nyaris kosong, sementara hanya sedikit kendaraan yang tetap beroperasi di tengah hujan deras dan angin kencang.

Baca juga:

Perahu-perahu di pelabuhan setempat juga tampak bergoyang akibat gelombang dan arus kuat yang dipicu topan. Badan meteorologi Jepang melaporkan Topan Bavi memiliki kecepatan angin maksimum berkelanjutan hingga 144 kilometer per jam di sekitar pusat badai, dengan hembusan angin diperkirakan dapat mencapai 198 kilometer per jam.

Seluruh penerbangan dan layanan feri menuju dan dari Pulau Ishigaki, yang merupakan salah satu destinasi wisata populer di Jepang, dihentikan sepanjang Sabtu. Evakuasi di Taiwan Sementara itu, pemerintah Taiwan mengevakuasi lebih dari 14.000 warga, terutama dari wilayah pegunungan di bagian utara dan timur pulau tersebut, menjelang kedatangan Bavi.

Meski diperkirakan tidak akan mendarat langsung di Taiwan, pemerintah tetap menerapkan langkah antisipasi maksimal karena beberapa wilayah diperkirakan dapat menerima curah hujan mendekati satu meter. Sebagian besar warga yang dievakuasi berasal dari daerah rawan longsor dan banjir.

Otoritas Taiwan juga membatalkan 917 penerbangan internasional dan seluruh 274 penerbangan domestik akibat ancaman cuaca buruk. Hampir seluruh kota dan kabupaten di Taiwan menetapkan hari libur topan pada Sabtu, sehingga sekolah dan kantor yang seharusnya beroperasi pada akhir pekan ditutup sementara.

Baca juga:

Layanan kereta cepat utama yang menghubungkan wilayah utara dan selatan Taiwan tetap beroperasi, meski dengan frekuensi perjalanan yang dikurangi. Di ibu kota Taipei, hujan dan angin kencang masih terjadi, meskipun sebagian warga tetap beraktivitas di luar rumah.

Setelah bergerak melewati wilayah timur laut Taiwan, Topan Bavi diperkirakan akan menghantam Kota Wenzhou di pesisir timur Tiongkok pada Minggu pagi. Kota tersebut dihuni sekitar 10 juta penduduk.

Kesimpulan, Topan Bavi membawa dampak signifikan di Jepang dan Tiongkok, dengan ribuan warga dievakuasi dan penerbangan dibatalkan. Pemerintah setempat tetap waspada dan mengambil langkah pencegahan untuk menghadapi badai ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *