PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 20 Juli 2026 | Haji Isam, atau Andi Syamsuddin Arsyad, merupakan seorang pengusaha batu bara yang semakin menonjol dalam lanskap bisnis Indonesia di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia disebut sebagai salah satu pengusaha paling dekat dengan Presiden Prabowo dan kerap mondar-mandir dalam berbagai pertemuan penting dengan investor global.
PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) milik Haji Isam juga telah membeli 3.500 ton crude palm oil (CPO) yang berasal dari aset sitaan negara. Transaksi ini dilakukan dengan PT Agrinas Palma Nusantara (APN), perusahaan yang memperoleh penugasan dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mengelola aset perkebunan kelapa sawit hasil rampasan negara.
Nilai transaksi tersebut mencapai sekitar Rp53,58 miliar. Direktur Keuangan JARR, Temmy Iskandar, menjelaskan bahwa proses transaksi dimulai pada 10 Maret 2025 ketika APN menawarkan penjualan tahap pertama sebanyak 3.500 metrik ton CPO dengan harga Rp13.800 per kilogram.
Ekspansi bisnis Haji Isam juga meluas ke batu bara, nikel, pangan, hingga kripto. Ia tercatat menjadi pemegang saham strategis PT Abadi Nusantara Hijau Investama yang bekerja sama dengan perusahaan baterai asal China, CNGR Advanced Material.
Selain itu, Haji Isam juga disebut sebagai salah satu pendukung finansial terbesar dalam kampanye Pilpres 2024. Nilai dukungan yang diberikan disebut mencapai ratusan juta dolar AS, jauh melampaui permintaan awal tim pemenangan.
Dalam beberapa waktu terakhir, nama Haji Isam juga disebut-sebut dalam konteks kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi. PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN), emiten milik Haji Isam, memiliki tingkat kepemilikan terkonsentrasi sebesar 99,95%.
Kesimpulan, Haji Isam merupakan salah satu tokoh bisnis yang sangat berpengaruh di Indonesia, terutama di bawah pemerintahan Presiden Prabowo. Ia memiliki berbagai lini bisnis, dari batu bara hingga kripto, dan disebut sebagai salah satu pendukung finansial terbesar dalam kampanye Pilpres 2024.
