PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 23 Juli 2026 | Harga BBM Pertamina terbaru hari ini, Kamis, 23 Juli 2026, menunjukkan penurunan harga untuk beberapa jenis bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi. Pertamina Patra Niaga secara resmi menurunkan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite sejak 1 Juli 2026 pukul 00.00 WIB.
Tercatat, harga Pertamax Turbo turun menjadi Rp19.300 per liter dari Rp20.750 per liter. Harga Pertamina Dex turun dari Rp24.800 per liter menjadi Rp21.150 per liter. Kemudian, harga Dexlite turun menjadi Rp19.700 per liter dari harga sebelumnya Rp23.000 per liter.
Sementara itu, Pertamina tidak melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green. Dengan demikian, harga Pertamax tetap Rp16.250 per liter dan Pertamax Green tetap Rp17.000 per liter sejak kenaikan pada 10 Juni 2026. Untuk harga BBM subsidi jenis Pertalite juga tetap Rp10.000 per liter dan biolar subsidi Rp6.800 per liter.
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan bahwa penyesuaian harga BBM ini merupakan bagian dari evaluasi berkala sesuai mekanisme yang berlaku, dengan mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia, pertimbangan aspek fiskal serta daya beli dan perekonomian masyarakat.
Penurunan harga BBM nonsubsidi ini juga berdampak pada masyarakat yang mulai beralih ke moda transportasi yang lebih hemat, seperti motor listrik. Di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, minat terhadap motor listrik mulai meningkat karena dinilai lebih ekonomis dan tidak memerlukan BBM.
Salah satu pengguna motor listrik, Irianto, mengaku bahwa keputusan tersebut membuatnya tidak lagi mengeluarkan biaya untuk membeli BBM maupun mengantre di SPBU. Ia menilai motor listrik lebih mudah dirawat karena memiliki lebih sedikit komponen dibandingkan motor konvensional, sehingga biaya perawatan juga lebih hemat.
Dalam beberapa waktu terakhir, harga minyak mentah dunia cenderung melandai, namun Pertamina belum melakukan penyesuaian harga untuk seluruh jenis bahan bakar yang dijual di SPBU. Penyesuaian harga terakhir dilakukan pada 1 Juli 2026 dengan menurunkan tiga jenis BBM nonsubsidi, yakni Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.
Bagi para pekerja yang bergantung pada kendaraan pribadi untuk beraktivitas, pilihan tersebut menjadi jalan yang dinilai paling realistis. Salah satunya adalah Ani, seorang karyawan swasta yang tinggal di Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Setiap hari, Ani menempuh perjalanan pulang-pergi dari Karanganyar menuju Kota Solo untuk bekerja.
Mobilitas yang tinggi membuat kebutuhan BBM menjadi bagian penting dari pengeluaran bulanannya. Sebelum harga BBM mengalami kenaikan, Ani mengaku selalu mengisi kendaraannya dengan Pertamax. Lonjakan harga Pertamax memaksanya mengubah kebiasaan yang selama ini dijalani dan ia memilih menggunakan Pertalite.
Kenaikan harga BBM mulai dirasakan oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Dampaknya terlihat jelas di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), terutama di jalur pengisian Pertalite yang kini dipadati antrean kendaraan. Setiap hari, antrean tersebut tampak lebih panjang dibandingkan sebelumnya.
Fenomena ini dipicu oleh semakin banyaknya pengendara yang beralih dari Pertamax ke Pertalite demi menekan pengeluaran. Bagi para pekerja yang bergantung pada kendaraan pribadi untuk beraktivitas, pilihan tersebut menjadi jalan yang dinilai paling realistis.
Kesimpulan, harga BBM Pertamina terbaru menunjukkan penurunan harga untuk beberapa jenis BBM nonsubsidi. Masyarakat mulai beralih ke moda transportasi yang lebih hemat, seperti motor listrik, dan beberapa pengendara memilih menggunakan Pertalite demi menekan pengeluaran.
