Kabar Baik untuk Siak: DAK Pendidikan Rp240,4 Miliar dan Revitalisasi Istana Siak Disetujui

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 24 Juli 2026 | Kabupaten Siak baru saja menerima kabar baik dari pemerintah pusat. Komisi X DPR RI telah menyetujui alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) nonfisik bidang pendidikan sebesar Rp240,4 miliar untuk tahun 2026. Selain itu, pemerintah pusat juga menyetujui bantuan rehabilitasi Istana Siak dan Balairung Sri senilai Rp5,5 miliar.

Bupati Siak, Afni Zulkifli, menyambut baik keputusan ini dan berharap bahwa dana tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Siak. Ia juga berharap bahwa rehabilitasi Istana Siak dan Balairung Sri dapat segera dilaksanakan untuk melestarikan warisan budaya Kabupaten Siak.

Baca juga:

Sekretaris Daerah Kabupaten Siak, Mahadar, menegaskan bahwa pejabat fungsional memiliki peran strategis sebagai tenaga ahli yang menjadi tulang punggung pelaksanaan tugas pokok dan fungsi organisasi di lingkungan pemerintahan. Ia melantik dan mengambil sumpah lima pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak, yang mencakup jabatan fungsional di bidang pengembangan sumber daya aparatur, promosi kesehatan, penataan bangunan gedung dan kawasan permukiman, serta perencanaan pembangunan.

Di lain pihak, dokter spesialis anestesi, dr. Benny Chairuddin, membantah isu persaingan di lingkungan rumah sakit dan menegaskan bahwa pencarian dr. Alex Cristo Loris dilakukan sejak malam. Ia menjelaskan bahwa dr. Alex masih peserta pendidikan dokter spesialis semester tiga dan ditempatkan di RSUD Tengku Rafian Siak dalam program jejaring pendidikan Fakultas Kedokteran Universitas Riau.

Baca juga:

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudin, mengaku terkesan saat melihat kekayaan sejarah dan budaya yang dimiliki Kabupaten Siak. Ia menyampaikan bahwa Komisi X akan mengawal usulan dari Bupati Siak untuk revitalisasi cagar budaya di Siak menjadi salah satu prioritas pemerintah.

Dalam kesimpulan, Kabupaten Siak telah menerima kabar baik dari pemerintah pusat, yaitu alokasi DAK nonfisik bidang pendidikan sebesar Rp240,4 miliar dan bantuan rehabilitasi Istana Siak dan Balairung Sri senilai Rp5,5 miliar. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan melestarikan warisan budaya Kabupaten Siak.

Baca juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *