PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 23 April 2026 | Mulai 27 April 2026, Stasiun Plabuan di Kabupaten Batang dan Stasiun Comal di Kabupaten Pemalang kembali beroperasi setelah dinonaktifkan selama beberapa tahun. Kedua stasiun tersebut kini melayani naik‑turun penumpang pada tiga layanan kereta utama jalur Pantura, memberikan kemudahan akses bagi warga yang sebelumnya harus menempuh jarak jauh ke stasiun utama. Pengaktifan kembali Stasiun Plabuan dan Comal merupakan bagian dari strategi PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk memperluas jaringan layanan kereta api di wilayah Jawa Tengah Utara.
Vice President Corporate Communication PT KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil respons terhadap peningkatan mobilitas masyarakat Pantura. “Pengoperasian Stasiun Plabuan dan Comal memperluas jangkauan layanan kereta api agar semakin dekat dengan masyarakat. Dengan lebih banyak titik keberangkatan, perjalanan menjadi lebih praktis dan mendukung aktivitas harian,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta. Selain itu, EVP Sekretaris Perusahaan KAI, Wisnu Pramudya, menambahkan bahwa evaluasi rutin akan dilakukan untuk menyesuaikan layanan dengan permintaan penumpang.
Data BPS menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam jumlah penumpang di wilayah jalur Pantura. Stasiun Batang mencatat 14.005 penumpang naik pada kuartal pertama 2026, meningkat 46,27 % dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Stasiun Pemalang melaporkan lonjakan 37,66 % dengan 92.491 penumpang, sementara Stasiun Pekalongan mencatat 176.230 penumpang, naik 24,17 %. Angka-angka ini menegaskan kebutuhan transportasi massal yang handal di daerah tersebut, sekaligus menjustifikasi pembukaan kembali Stasiun Plabuan dan Comal.
Berikut merupakan daftar kereta yang berhenti di kedua stasiun tersebut:
| Kereta | Rute |
|---|---|
| Kaligung | Semarang – Batang – Tegal |
| Kamandaka | Tegal – Pemalang – Purwokerto |
| Argo Muria | Jakarta – Yogyakarta (via Batang, Pemalang) |
Dengan jadwal tersebut, warga dapat menyesuaikan perjalanan harian mereka, baik untuk keperluan kerja, pendidikan, maupun aktivitas ekonomi lainnya. Ketersediaan tiga layanan kereta utama ini juga berpotensi mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur darat, memberikan alternatif transportasi yang lebih ramah lingkungan.
Selain manfaat langsung bagi penumpang, reaktivasi Stasiun Plabuan dan Comal diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Kabupaten Batang mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2 % pada tahun sebelumnya, didorong oleh sektor industri pengolahan yang memerlukan logistik efisien. Akses kereta api yang lebih mudah dapat mempercepat distribusi barang, meningkatkan daya saing UMKM, serta menarik investasi baru di wilayah tersebut.
Secara keseluruhan, pembukaan kembali Stasiun Plabuan dan Comal tidak hanya meningkatkan mobilitas warga Pantura, tetapi juga berkontribusi pada pemerataan pembangunan regional. Dengan jaringan kereta yang lebih luas, KAI berkomitmen untuk terus menyesuaikan layanan demi memenuhi kebutuhan transportasi masa depan di Jawa Tengah Utara.
