Larissa Chou dan Ikram Rosadi: Pernikahan yang Berakhir dengan Perceraian

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 01 Agustus 2026 | Larissa Chou, seorang selebgram dan influencer, baru-baru ini mengumumkan perceraian dengan suaminya, Ikram Rosadi. Pernikahan mereka berakhir setelah proses perceraian yang berlangsung di Pengadilan Agama Ngamprah, Kabupaten Bandung.

Larissa meminta agar tidak ada pihak yang saling disalahkan atas berakhirnya pernikahan tersebut. Ia menegaskan bahwa keputusan itu diambil setelah melalui pertimbangan panjang dan bukan sesuatu yang dilakukan secara tergesa-gesa.

Baca juga:

Larissa juga membantah berbagai spekulasi yang beredar di media sosial, termasuk tudingan perselingkuhan yang dikaitkan dengan perceraian tersebut. Menurutnya, berbagai fitnah dan isu lama tidak memiliki hubungan dengan keputusan yang diambil saat ini.

Sementara itu, Ikram Rosadi, mantan suami Larissa Chou, mendadak membongkar alasan di balik perceraiannya dengan Larissa. Ia menyinggung persoalan nafkah dan rasa trauma setelah perceraiannya.

Ikram mengaku kapok dan tidak ingin kembali mengalami perceraian untuk kedua kalinya. Ia juga menyebut tidak ingin lagi menikahi perempuan yang ia sebut dengan panggilan “cici-cici”.

Baca juga:

Pernyataan Ikram tersebut dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial dan menjadi bahan diskusi publik. Banyak pengguna media sosial menilai bahwa persoalan rumah tangga tidak semestinya dikaitkan dengan identitas pasangan.

Menurut mereka, komunikasi, komitmen, dan kemampuan memenuhi tanggung jawab sebagai suami jauh lebih menentukan keberlangsungan sebuah pernikahan.

Larissa Chou sendiri memilih fokus mengasuh kedua anaknya dan melanjutkan aktivitas sebagai influencer serta pebisnis. Ia berharap masyarakat menghormati privasi keluarganya selama proses hukum berlangsung.

Baca juga:

Dalam kesimpulan, perceraian Larissa Chou dan Ikram Rosadi menjadi perhatian publik yang besar. Keduanya memiliki pandangan yang berbeda tentang penyebab perceraian mereka. Namun, yang terpenting adalah keduanya harus saling menghormati dan memikirkan kepentingan anak-anak mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *