PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 04 Agustus 2026 | Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, menyebut skuad Garuda sebagai tim terkuat di Grup A usai hasil drawing resmi diumumkan. Malaysia dipastikan tergabung bersama Indonesia, Singapura, dan India di Grup A Premier Division FIFA ASEAN Cup 2026.
Indonesia juga mendapat keuntungan sebagai tuan rumah pada kasta tertinggi turnamen perdana besutan FIFA tersebut. Hasil undian itu membuat Malaysia harus kembali bertandang ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Harimau Malaya terakhir kali bermain di markas Timnas Indonesia saat Kualifikasi Piala Dunia 2022 pada 2019. Tan Cheng Hoe menilai grup yang dihuni timnya tidak akan mudah. Menurut dia, Indonesia menjadi lawan yang paling diunggulkan untuk memimpin persaingan di Grup A.
"Ini adalah tantangan yang bagus bagi kami untuk berkompetisi di turnamen ini. Pada saat yang sama, kami tahu bahwa Indonesia adalah salah satu tim terkuat di grup ini," kata Tan Cheng Hoe.
Pengakuan tersebut bukan tanpa alasan. Dalam beberapa tahun terakhir, Timnas Indonesia terus menunjukkan perkembangan signifikan setelah diperkuat banyak pemain diaspora yang merumput di kompetisi Eropa.
Selain Indonesia, Tan Cheng Hoe juga menilai Singapura tidak bisa dipandang sebelah mata. Menurutnya, The Lions memiliki modal kuat setelah berhasil mengamankan tiket ke putaran final Piala Asia 2027.
"Kita juga tidak boleh meremehkan Singapura, yang saat ini sedang mempersiapkan diri untuk Piala Asia. India juga berada di grup ini dan saya melihat Indonesia sebagai tim yang lebih diunggulkan," ujarnya.
Sementara itu, Ketua PSSI, Erick Thohir, menyatakan dukungannya terhadap rencana Presiden FIFA, Gianni Infantino, membentuk FIFA Forward Enterprise (FFE). Menurut Erick, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya FIFA untuk memperkuat pengembangan sepak bola dunia, termasuk membantu negara-negara yang masih membangun ekosistem sepak bolanya.
Di sisi lain, Brasil akan menghadapi India dalam pertandingan persahabatan pada tanggal 3 Oktober di Kolkata. Pertandingan ini merupakan bagian dari tur Brasil ke Asia setelah Piala Dunia 2026.
"Efforts are on to make at least one, if not two, practice sessions which the public can see," said an AIFF official. Satyanarayan Muthyalu, the AIFF deputy secretary-general, said it would be a "landmark chapter" in the sport in India.
National team director and former India goalie Subrata Paul said, "experience like these challenge players to grow." India’s women’s team played Brazil in a four-nation friendly tournament in Manaus in 2021 — Manisha Kalyan scoring a fabulous goal in that match — but Thursday’s announcement came after months of negotiations led by AIFF president Kalyan Chaubey, said another official.
India teams’ training schedule for the friendly against Brazil and the FIFA ASEAN Cup will be decided in consultation with ISL clubs, an AIFF official said. Scheduled to start on September 4, ISL could be deferred till after the international window which ends on October 6, the official said.
Dalam beberapa tahun terakhir, sepak bola Indonesia telah menunjukkan perkembangan yang signifikan. Dengan kehadiran pemain-pemain diaspora yang bermain di liga Eropa, Timnas Indonesia telah menjadi salah satu tim terkuat di Asia Tenggara.
Oleh karena itu, pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe, tidak salah khi menyebut Indonesia sebagai lawan terberat di Grup A. Indonesia memiliki basis pencinta sepak bola yang sangat besar dan telah menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Dengan demikian, Indonesia siap untuk menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026 dan menantang lawan-lawannya di Grup A. Pertandingan-pertandingan ini pasti akan sangat menarik dan akan menjadi kesempatan bagi Timnas Indonesia untuk menunjukkan kemampuan mereka di kancah internasional.
