PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 04 Agustus 2026 | Cuaca ekstrem yang melanda berbagai belahan dunia telah menyebabkan dampak yang signifikan pada kehidupan hewan dan manusia. Di Jepang, tiga ekor singa di sebuah zoo di Tokyo mati disyaki akibat cuaca panas yang melampau sepanjang musim panas. Singa-singa tersebut didapati mengalami penyahhidratan teruk dan kegagalan pelbagai organ.
Menurut kerajaan metropolitan, dua daripada singa berkenaan menunjukkan gejala seperti hilang selera makan dan rawatan dimulakan pada 18 Julai. Tidak lama kemudian, tanda-tanda penyakit mula kelihatan pada singa-singa lain, dengan sejumlah 10 ekor memerlukan rawatan menjelang 22 Julai.
Kakitangan zoo telah cuba menggunakan kipas, menyembur air dan memberikan ubat-ubatan, namun ketiga-tiga singa itu tidak pulih lalu mati. Penutupan sementara zoo dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan hewan-hewan lain.
Sementara itu, di Washington, kebakaran hutan melanda wilayah Spokane, menghancurkan ratusan rumah dan memaksa ribuan orang untuk mengungsi. Tiga kebakaran yang dimulai pada Sabtu menghanguskan 7.500 hektare lahan dalam peristiwa yang disebut oleh Walikota Spokane sebagai bencana alam terburuk yang pernah terjadi di wilayahnya.
Lebih dari 900 petugas pemadam kebakaran bekerja untuk mengendalikan kebakaran di Spokane County. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Belum ada laporan kematian atau cedera, tetapi mengingat besarnya kebakaran, pihak berwenang mengatakan hal itu dapat berubah.
Cuaca kering dan embusan angin di negara bagian ini telah memudahkan penyebaran api. Ada 15 kebakaran hutan besar yang masih berlangsung di Washington dan menghanguskan sekitar 250.000 hektare.
Di lain pihak, perusahaan di Jepang telah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi cuaca panas. Daito Trust Construction Co. telah memasang unit toilet berpendingin untuk mengurangi risiko penyakit akibat cuaca panas. Sementara itu, Obayashi Corp telah memangkas jam kerja staf proyek di lapangan pada bulan Juli dan Agustus untuk mengurangi risiko penyakit akibat cuaca panas.
Cuaca panas juga telah mempengaruhi kehidupan sehari-hari masyarakat. Di Jawa Tengah, cuaca panas telah menyebabkan kekeringan dan kekurangan air. Masyarakat telah dihimbau untuk menghemat air dan mengambil langkah-langkah untuk mengatasi cuaca panas.
Dalam kesimpulan, cuaca ekstrem telah menyebabkan dampak yang signifikan pada kehidupan hewan dan manusia. Penting bagi kita untuk mengambil langkah-langkah untuk mengatasi cuaca ekstrem dan mengurangi risiko penyakit akibat cuaca panas.
