PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 04 Agustus 2026 | Krisis imigran Maroko di Spanyol telah memicu kekhawatiran di Uni Eropa. Puluhan ribu imigran mencoba menerobos wilayah eksklave Spanyol di Ceuta dan Melilla, menyebabkan bentrokan dengan pasukan keamanan dan menewaskan sedikitnya 67 orang.
Menteri Pertahanan Spanyol, Margarita Robles, mendesak Maroko untuk menginvestigasi penyebab krisis migrasi di Ceuta dan meminta pihak yang bertanggung jawab dikenai konsekuensi. Spanyol mempertahankan dukungan militer bagi Guardia Civil di Ceuta dan Melilla, sementara Robles menilai lembaga intelijen telah menerima peringatan serta bekerja baik sebelum krisis.
Pemerintah Ceuta memperkirakan 3.000-5.000 imigran masih berada di wilayahnya, meski sebagian besar dari sekitar 80.000 pendatang telah kembali ke Maroko dan kondisi belum normal. Otoritas Ceuta memperkirakan masih ada imigran Maroko yang berada di sejumlah area dan sebagian berada di area pegunungan.
Spekulasi keterlibatan operasi diplomatis Israel dalam krisis migrasi ini semakin menguat setelah publik kembali menyoroti analisis lampau dari surat kabar Israel, YNet, mengenai masa depan diplomasi kawasan Selat Gibraltar. Artikel analisis itu secara terang-terangan membedah peluang Maroko untuk mengambil alih kedaulatan Ceuta dan Melilla dengan memanfaatkan keretakan hubungan antaranggota aliansi Barat, sekaligus menempatkan Israel sebagai penopang utama ambisi Rabat.
Spanyol telah memasang pagar penghalang sepanjang 500 meter di perbatasan laut antara wilayah Ceuta di Afrika Utara dan Maroko untuk mencegah penyeberangan ilegal. Pagar dipasang di kawasan pemecah gelombang Tarajal, salah satu titik utama yang digunakan ribuan migran untuk memasuki Ceuta dengan berenang dari pesisir Maroko.
Krisis imigran Maroko di Spanyol ini telah memicu kekhawatiran di Uni Eropa dan menimbulkan spekulasi tentang keterlibatan operasi diplomatis Israel. Spanyol dan Maroko perlu bekerja sama untuk menyelesaikan krisis ini dan mencegah terjadinya kejadian serupa di masa depan.
