PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 05 Agustus 2026 | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi fenomena El Nino 2026 datang lebih cepat dari siklus normal empat tahunan. Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa El Nino pernah terjadi yang sangat kuat di tahun 2015, kemudian 2019, 2023, dan sekarang 2026. Hal ini disebabkan oleh adanya anomali iklim dunia serta dampak perubahan iklim global.
BMKG juga memprediksi bahwa El Nino kali ini memiliki intensitas yang kuat dan diprediksi terus meningkat hingga kategori sangat kuat. Pemanasan suhu permukaan laut di Samudera Pasifik yang cukup signifikan secara langsung menekan pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia, terutama di bagian selatan khatulistiwa.
Selain itu, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang kemungkinan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Masyarakat diminta mewaspadai hujan petir, hujan ringan, hingga gelombang laut setinggi 2,5 meter yang dapat mengganggu aktivitas dan keselamatan pelayaran.
BMKG memprediksi musim hujan di Indonesia akan dimulai pada Oktober 2026, setelah puncak kemarau. Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengatakan bahwa musim kemarau tahun 2026 di Indonesia akan berakhir di sekitar pertengahan bulan Oktober.
Kondisi ini tercermin dalam prakiraan Dasarian I Agustus 2026, di mana curah hujan kategori rendah diprediksi mendominasi sekitar 91,43 persen wilayah Indonesia, sementara 8,57 persen lainnya berada pada kategori menengah, tanpa adanya wilayah yang diprakirakan mengalami curah hujan kategori tinggi maupun sangat tinggi.
BMKG juga memprediksi bahwa peluang hujan tetap terdapat di sejumlah wilayah Indonesia. Aktivitas Gelombang Ekuatorial Rossby dan Kelvin yang melintasi sebagian Sumatera dan Kalimantan diprakirakan mendukung pertumbuhan awan hujan.
Untuk menghadapi fenomena El Nino, masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan dan melakukan persiapan yang matang. Dengan demikian, dampak negatif dari El Nino dapat diminimalkan dan masyarakat dapat terhindar dari bencana yang mungkin terjadi.
Kesimpulan, BMKG memprediksi El Nino 2026 datang lebih cepat dan berpotensi sangat kuat. Masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan dan melakukan persiapan yang matang untuk menghadapi fenomena ini.
