PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 06 Agustus 2026 | Presiden Prabowo Subianto memperkuat TNI Angkatan Udara (TNI AU) dengan menambah alutsista baru, termasuk pesawat tempur Dassault Rafale dan Falcon 8X. Penambahan alutsista ini bertujuan untuk meningkatkan kekuatan pertahanan udara nasional.
Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono menjelaskan bahwa modernisasi alutsista TNI AU terus diperkuat untuk meningkatkan pertahanan udara nasional. Upaya ini mendapat dukungan penuh dari Presiden Prabowo Subianto melalui pengadaan berbagai alutsista strategis.
TNI AU juga meningkatkan jumlah dan kualitas penerbang dengan membangun fondasi peningkatan kurikulum Sekolah Penerbang. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pembinaan calon-calon penerbang dan memenuhi kebutuhan pelatihan pilot TNI Angkatan Udara.
Selain itu, TNI AU juga melakukan kerja sama dengan negara lain, seperti Australia, untuk meningkatkan kemampuan pertahanan udara. KSAU Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono melakukan manuver pesawat tempur bersama Chief of Air Force Royal Australian Air Force (RAAF) Air Marshal Stephen Chappell di langit Darwin, Australia.
Penambahan alutsista baru dan peningkatan kualitas penerbang TNI AU ini diharapkan dapat meningkatkan kekuatan pertahanan udara nasional dan memperkuat kemampuan TNI AU dalam menjaga wilayah udara Indonesia.
Dalam beberapa tahun terakhir, TNI AU telah menerima beberapa alutsista baru, termasuk pesawat tempur Dassault Rafale, Falcon 8X, dan A400M. Penambahan alutsista ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan TNI AU dalam menjaga keamanan dan keselamatan rakyat Indonesia.
TNI AU juga terus memperkuat kemampuan pertahanan udara dengan melakukan latihan dan kerja sama dengan negara lain. Dengan demikian, TNI AU dapat meningkatkan kemampuan pertahanan udara nasional dan memperkuat kemampuan dalam menjaga wilayah udara Indonesia.
