PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 10 Agustus 2026 | Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini menyatakan bahwa kinerja pemerintahannya selama dua tahun terakhir telah mencapai rapor “oke”. Pernyataan ini didukung oleh Juru Bicara Partai Gerindra, Sugiat Santoso, yang menegaskan bahwa penilaian tersebut bukanlah klaim sepihak, melainkan hasil refleksi objektif atas kerja keras seluruh jajaran kabinet dan selaras dengan persepsi publik.
Menurut Sugiat, salah satu indikator yang menunjukkan kinerja pemerintah adalah kemampuan menjaga stabilitas ekonomi domestik di tengah gejolak perekonomian global. Pemerintah berhasil mempertahankan harga BBM bersubsidi untuk menjaga daya beli masyarakat dan menekan inflasi. Selain itu, Badan Pengelola Investasi Danantara juga menunjukkan peningkatan kinerja finansial yang signifikan, mencapai 300-400 persen dalam satu tahun terakhir.
Dalam upaya memperkuat sektor protein di Indonesia, Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) mengakuisisi 25 persen saham perusahaan patungan atau joint venture yang mengelola operasional JBS Group di Australia dan Selandia Baru dengan nilai investasi mencapai USD 2,5 miliar. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat investasi di sektor protein dan membuka peluang ekspansi di Indonesia, Asia Tenggara, Australia, dan Selandia Baru.
Danantara juga tercatat sebagai pemegang saham mayoritas di beberapa perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), termasuk PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, dan PT Krakatau Steel Tbk. Selain itu, Danantara juga menjadi pemegang saham pengendali empat bank BUMN, yakni PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
Investasi besar-besaran ini menunjukkan komitmen Danantara dalam membangun kolaborasi dengan mitra global yang sejalan dengan mandat investasi DIM. Dengan demikian, Danantara diharapkan dapat memanfaatkan pengalaman dan jalur distribusi dari perusahaan protein global terkemuka untuk berkontribusi terhadap pengembangan jangka panjang sektor protein Indonesia.
Kesimpulan dari investasi Danantara ini adalah bahwa pemerintah dan swasta bekerja sama untuk memperkuat sektor protein dan infrastruktur di Indonesia. Dengan investasi yang besar, diharapkan Indonesia dapat menjadi salah satu pemain utama di pasar protein Asia dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
