Mengungkap Misteri Kematian Sutrimo, Kepala Rumah Tangga Febrie Adriansyah

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 11 Agustus 2026 | Sutrimo, Kepala Rumah Tangga (Karumga) mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, ditemukan tewas di depan klinik kecantikan Mordent di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Keluarga Sutrimo menerima uang santunan sebesar Rp 20 juta dari pihak yang mengantarkan jenazah Sutrimo ke kampung halamannya di Jawa Tengah.

Menurut kuasa hukum keluarga Sutrimo, Aan Rohaeni, uang santunan tersebut diberikan bersama dengan KTP milik almarhum dan surat pengantar rumah sakit. Namun, surat tersebut tidak menjelaskan penyebab kematian Sutrimo, sehingga menimbulkan kecurigaan keluarga.

Baca juga:

Sutrimo bekerja dengan Febrie Adriansyah dalam waktu yang cukup lama. Ia memiliki keahlian sebagai tukang bangunan dan pernah mengerjakan pembangunan rumah milik Febrie. Setelah itu, Sutrimo dipercaya untuk bekerja di rumah Febrie dengan tugas yang beragam.

Sebelum meninggal, Sutrimo dijemput oleh dua orang di stasiun untuk kembali ke Jakarta. Keluarga Sutrimo telah melaporkan dugaan kematian tak wajar Sutrimo kepada Polresta Banyumas dan kasus tersebut telah naik tahap penyidikan. Ekshumasi terhadap makam Sutrimo akan dilakukan untuk mengungkap penyebab kematian yang sebenarnya.

Baca juga:

Kejaksaan Agung (Kejagung) juga telah memeriksa tiga saksi terkait kasus dugaan tindak pidana pencucian uang yang melibatkan Febrie Adriansyah. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memperoleh alat bukti dan memperjelas konstruksi perkara.

Keluarga Sutrimo siap untuk ekshumasi dan mengungkap penyebab kematian Sutrimo. Mereka berharap agar kasus ini dapat diungkap dengan jelas dan siapa pun yang bertanggung jawab dapat dihukum.

Baca juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *