PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 24 April 2026 | Rosan Roeslani, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BKPM, mengungkapkan bahwa kepercayaan investor terhadap Indonesia meningkat signifikan setelah pertemuan pribadi dengan Presiden Prabowo Subianto di kediamannya di Hambalang, Bogor, pada 23 April 2026. Pertemuan yang berlangsung dalam suasana santai namun penuh agenda strategis tersebut menekankan percepatan program hilirisasi, perluasan sektor pertanian, serta penegasan komitmen pemerintah dalam menarik modal asing.
Dalam rapat terbatas Kabinet Merah Putih yang diikuti oleh Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya, Rosan Roeslani dan Prabowo membahas rincian program hilirisasi yang akan segera diimplementasikan di 13 lokasi strategis di seluruh negeri. Lokasi‑lokasi tersebut meliputi kawasan industri baru, wilayah pertambangan yang siap dikembangkan, serta area pertanian yang memiliki potensi nilai tambah tinggi. Prabowo menekankan bahwa hilirisasi tidak boleh terbatas pada energi dan mineral, melainkan harus mencakup agribisnis untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.
Rosan Roeslani menyatakan optimismenya bahwa langkah‑langkah konkret ini akan menambah nilai investasi, membuka lapangan kerja lebih luas, serta meningkatkan daya saing industri domestik. “Investasi di Indonesia insyaallah semakin bernilai tambah, membuka lebih banyak lapangan kerja, serta menggerakkan industri nasional agar semakin kompetitif,” ujar Rosan dalam unggahan Instagram resmi miliknya, sekaligus berterima kasih kepada Presiden atas arahan strategis.
Data realisasi investasi pada kuartal I 2026 menunjukkan tren positif yang konsisten. Total penanaman modal mencapai Rp498,79 triliun, meningkat 7,22% secara tahunan. Dari angka tersebut, porsi investasi asing menyumbang 50,11%, menandakan kepercayaan kuat dari komunitas internasional. Negara‑negara penyumbang investasi terbesar meliputi:
| Negara | Investasi (USD) |
|---|---|
| Singapura | 4,6 miliar |
| Hong Kong | 2,7 miliar |
| China | 2,2 miliar |
| Amerika Serikat | 1,7 miliar |
| Jepang | 1,0 miliar |
Selain sektor logam dasar dan smelter yang terus menjadi magnet utama, terdapat pertumbuhan signifikan pada jasa, pertambangan, perumahan, kawasan industri, transportasi, gudang, dan telekomunikasi. Keberagaman ini mencerminkan strategi diversifikasi yang dicanangkan pemerintah melalui program Danantara, yang kini menjadi platform utama untuk mengkoordinasikan investasi lintas sektoral.
Rosan Roeslani menambahkan bahwa pertemuan dengan Prabowo juga membahas calon investor yang belum resmi menandatangani kesepakatan. Ia menegaskan bahwa dialog intensif dengan pemangku kepentingan akan mempercepat proses perizinan, mengurangi birokrasi, dan memberikan insentif yang tepat sasaran. “Kami berkomitmen menciptakan iklim investasi yang transparan, aman, dan menguntungkan bagi semua pihak,” kata Rosan dalam pernyataannya.
Instruksi Presiden untuk memperkuat program prioritas Danantara menandai langkah penting dalam mengintegrasikan kebijakan investasi dengan agenda pembangunan nasional. Dengan menitikberatkan pada hilirisasi pertanian, diharapkan nilai tambah pada produk agro‑industri dapat meningkat, membuka pasar ekspor baru, serta menstabilkan harga pangan domestik.
Para analis ekonomi menilai bahwa sinergi antara kebijakan investasi, percepatan hilirisasi, dan dukungan politik tertinggi memberikan sinyal positif bagi pasar modal. Mereka memproyeksikan pertumbuhan investasi asing dapat melampaui 55% pada akhir 2026 jika kebijakan yang diambil tetap konsisten dan terukur.
Secara keseluruhan, pertemuan antara Rosan Roeslani dan Prabowo Subianto menjadi momentum penting bagi perekonomian Indonesia. Keberanian pemerintah untuk membuka pintu lebar‑lebar bagi investor, sekaligus menegaskan arah strategis hilirisasi, diharapkan akan menjadikan Indonesia sebagai destinasi investasi utama di Asia Tenggara.
