PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 14 Agustus 2026 | Gempa bumi dengan magnitudo 7,4 telah mengguncang Kolombia, menyebabkan 265 orang tewas dan lebih dari 3.500 orang terluka. Sebanyak 500 orang lainnya masih dinyatakan hilang. Pemerintah Kolombia telah menetapkan tiga hari masa berkabung nasional untuk menghormati para korban.
Presiden Kolombia, Abelardo de la Espriella, secara resmi menetapkan status darurat ekonomi nasional guna mempercepat proses pemulihan dan distribusi bantuan ke wilayah terdampak. Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia juga telah memastikan bahwa kondisi para WNI di Kolombia dalam keadaan selamat.
Operasi pencarian dan penyelamatan juga terus dilakukan sepanjang waktu di sejumlah kota, termasuk Pereira dan Cali. Tim darurat mengerahkan alat berat, anjing pelacak, hingga rantai manusia untuk mencari korban yang kemungkinan masih tertimbun.
Lebih dari 9.550 rumah telah hancur akibat gempa, dan pemerintah telah menjanjikan dana darurat untuk pemulihan. Masyarakat Kolombia juga turut bergerak membantu warga yang terdampak gempa dengan membawa air, makanan, dan berbagai kebutuhan ke wilayah terdampak.
Korban tewas dan luka-luka diperkirakan akan terus bertambah seiring dengan berlanjutnya operasi pencarian dan penyelamatan. Pemerintah dan masyarakat Kolombia terus bekerja sama untuk memberikan bantuan dan dukungan kepada para korban gempa.
Di sisi lain, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia juga telah memastikan bahwa kondisi para WNI di Kolombia dalam keadaan selamat. Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, telah menyatakan bahwa populasi WNI di Kolombia diperkirakan mencapai 110 orang, dan mereka semua dalam keadaan selamat.
KBRI Bogota juga telah memantau perkembangan situasi secara menerus dan berkoordinasi dengan WNI di wilayah terdampak. Mereka juga telah menyiapkan langkah-langkah darurat apabila terjadi gempa susulan.
Kesimpulan, gempa bumi dahsyat di Kolombia telah menyebabkan banyak korban jiwa dan kerusakan infrastruktur. Pemerintah dan masyarakat Kolombia terus bekerja sama untuk memberikan bantuan dan dukungan kepada para korban gempa. Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia juga telah memastikan bahwa kondisi para WNI di Kolombia dalam keadaan selamat.
