PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 15 Agustus 2026 | Seorang dokter asal Irlandia, Muhammad Iqbal, baru-baru ini dijatuhi hukuman penjara karena melakukan tindakan pelecehan seksual terhadap pasien-pasien perempuan yang sedang dalam proses pemulihan setelah terlibat dalam kecelakaan lalu lintas. Kasus ini menimbulkan kegemparan dan menyoroti pentingnya menjaga profesionalisme dan etika dalam praktik kedokteran.
Iqbal, yang berusia 64 tahun, bekerja sebagai dokter umum dan melakukan pemeriksaan fisik pada pasien-pasien yang mengalami cedera dalam kecelakaan lalu lintas. Namun, ia malah menggunakan kesempatan ini untuk melakukan tindakan yang tidak pantas dan melanggar batas profesionalisme sebagai seorang dokter.
Dua pasien perempuan yang menjadi korban tindakan Iqbal menceritakan pengalaman mereka yang traumatis. Mereka awalnya datang untuk melakukan pemeriksaan fisik pasca-kecelakaan, tetapi malah mengalami pelecehan seksual oleh dokter yang seharusnya membantu mereka. Tindakan Iqbal ini tidak hanya melanggar kepercayaan pasien, tetapi juga melanggar etika kedokteran dan hukum yang berlaku.
Akibat tindakannya, Muhammad Iqbal dijatuhi hukuman penjara selama 18 bulan dan dimasukkan dalam daftar pelanggar seks selama 10 tahun. Keputusan ini diharapkan dapat menjadi peringatan bagi para dokter dan tenaga kesehatan lainnya untuk selalu menjaga profesionalisme dan menghormati hak-hak pasien.
Kasus ini juga menyoroti pentingnya meningkatkan kesadaran dan pendidikan tentang etika kedokteran dan perlindungan pasien. Dengan demikian, diharapkan dapat mencegah kasus-kasus serupa di masa depan dan memastikan bahwa pasien dapat menerima perawatan yang aman dan bermutu.
